nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Warga China di Vietnam Positif Terinfeksi Virus Korona

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 16:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 24 18 2157840 2-warga-china-di-vietnam-positif-terinfeksi-virus-korona-2rCTyEV95W.jpg Foto: Reuters.

HANOI - Dua warga China di Vietnam telah dinyatakan positif mengidap virus korona. Hal itu disampaikan Kementerian Kesehatan Vietnam, di saat negara itu menangguhkan penerbangan ke kota Wuhan di China, yang menjadi pusat penyebaran virus.

China telah meningkatkan langkah-langkah untuk membendung merebaknya virus yang telah menewaskan 25 orang dan menginfeksi lebih dari 800 orang itu. Otoritas China telah menangguhkan transportasi publik di 10 kota di Provinsi Hubei, menutup kuil dan membangun rumah sakit untuk merawat orang yang terinfeksi.

BACA JUGA: Wabah Virus Korona, China Hentikan Layanan Transportasi di 10 Kota

"Kementerian kesehatan akan terus memantau gejala yang dicurigai di bandara di Nha Trang dan Danang di mana, banyak pengunjung Tiongkok datang," kata Wakil Menteri Kesehatan Nguyen Truong Son dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Jumat (24/1/2020).

“Semua pengunjung dari daerah yang terinfeksi akan dilacak dan harus menjalani pemeriksaan kesehatan,” tambah pernyataan tersebut.

Berdasarkan keterangan kementerian, pasangan ayah dan anak itu dirawat di rumah sakit pada Rabu, 22 Januari, setelah menunjukkan tanda-tanda demam. Keduanya sedang dirawat di Rumah Sakit Cho Ray di Kota Ho Chi Minh, kata kementerian itu.

BACA JUGA: Singapura Konfirmasi Kasus Pertama Virus Korona Wuhan di Negaranya

Ayahnya baru saja tiba di Vietnam dari Wuhan dan telah melakukan perjalanan ke Ibu Kota Vietnam, Hanoi dan kota selatan Nha Trang sebelum dirawat di rumah sakit.

Pada Kamis malam, Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) mengatakan telah menangguhkan semua penerbangan antara Wuhan dan Vietnam, dan memerintahkan bandara domestik untuk meningkatkan langkah-langkah penyaringan untuk mendeteksi kemungkinan gejala mirip demam pada para turis.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini