Selanjutnya dari AHS, yakni dua unit mobil jenis Toyota Alphard. Kemudian ada dua unit mobil yang langsung dipimpin oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim dari daerah Riau, tepatnya Pekanbaru.
"Maka seluruhnya 24 unit dari yang 18 awal disita. Tidak menutup mungkin ini akan terus bertambah. Apakah yang keenam ini memang murni hasil reward, iya untuk sejauh ini keterangan dari saksi yang kita periksa sesuai kebutuhan penyidik itu hasil reward," ujarnya
Namun, sambung Trunoyudo, ada dua yang sudah bersurat dengan plat B yakni dua Toyoya Alphard. Kemudian, untuk STNK sudah sesuai prosedur, tetapi untuk bukti BPKB belum keluar.
Baca Juga: Adjie Notonegoro Akui Top Up Rp150 Juta untuk Aplikasi Memiles

(Fiddy Anggriawan )