Kebakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga di Sekadau

Ade Putra, Okezone · Selasa 28 Januari 2020 20:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 28 340 2159729 kebakaran-rumah-tewaskan-satu-keluarga-di-sekadau-FpyZdIWUGu.jpg ilustrasi

SEKADAU - Kebakaran melanda sebuah rumah di Dusun Sungai Biawak, Desa Menawai Tekam, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Satu keluarga yang terdiri dari tiga orang itu, meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Kapolres Sekadau, AKBP Marupa Sagala menjelaskan, awalnya Anggota Polsek Belitang Hilir mendapatkan laporan dari warga terkait terjadinya kebakaran.

"Saat itu juga Kapolsek Belitang Hilir bersama anggota langsung ke lokasi,” jelas Marupa Sagala, Selasa (28/1/2020).

Hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diketahui oleh salah seorang warga yang hendak ke sungai. "Saksi melihat api di rumah korban. Saksi langsung berteriak dan warga lainnya langsung ke rumah korban," tuturnya.

Teriakan itu tidak didengari korban. Sementara api semakin membesar. "Ada dua warga yang juga tetangga korban berusaha mendobrak pintu untuk memadamkan api, tapi tetap tidak bisa,” bebernya.

Warga kemudian mencoba mendobrak jendela depan sebelah kiri rumah korban. Warga berhasil masuk lewat jendela, namun api di bagian kamar belakang rumah korban semakin membesar. Ketiga korban pun tak dapat diselamatkan.

Kepolisian memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, ditemukan lampu minyak di depan pintu kamar korban. Kemudian ada jerigen berisi minyak yang jaraknya kurang lebih setengah meter dari lampu tersebut.

"Di samping pelita, ada tumpukan pakaian. Sehingga, diduga kuat titik api diperkirakan berasal dari pelita itu. Lalu merambat ke tumpukan pakaian,” ujar Kapolres.

Baca Juga : Investasi Bondowoso Rugikan Rp2,8 Miliar, Polisi Buka Posko Pengaduan

Api kemudian membesar dan merambat ke pintu kamar korban yang terbuat dari kayu. "Jika melihat posisinya, diperkirakan korban berusaha keluar tetapi tidak bisa. Karena api di depan pintu kamar masuk sudah membesar. Sementara jendela kamar terkunci mati atau dipaku," beber Kapolres.

Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran. Sejumlah saksi pun masih dimintai keterangan, sementara para korban segera disemayamkan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini