nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ambulans Diduga Dipakai Edarkan Sabu, Sopir Kabur Usai Tabrak Polisi

Senin 03 Februari 2020 00:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 02 519 2162210 ambulans-diduga-dipakai-edarkan-sabu-sopir-kabur-usai-tabrak-polisi-AfBjClpBCK.JPG Polisi memeriksa mobil ambulans desa yang diduga digunakan untuk mengedarkan narkoba jenis sabu (Foto: iNews.id)

SAMPANG – Petugas Satresnarkoba Polres Sampang, Madura mengamankan mobil ambulans desa dari Lumajang yang diduga dipakai untuk mengedarkan narkoba jenis sabu. Mobil tersebut sudah diamankan saat petugas menggelar razia narkoba.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro mengungkapkan bahwa kasus peredaran narkoba menggunakan mobil ambulans merupakan modus baru di wilayah hukum yang dipimpinnya.

“Ini adalah modus baru peredaran narkoba di Kabupaten Sampang yakni, membawa sabu-sabu dengan mobil ambulans,” kata Kapolres, melansir iNews.id, Minggu (2/2/2020).

Kapolres mengungkapkan, penangkapan ambulans desa itu berawal dari razia narkoba yang digelar rutin petugas di beberapa lokasi, Jumat 31 Januari 2020 lalu. Saat itu, petugas mendapat ambulans yang gerak-geriknya mencurigakan.

Saat dihentikan, sopir ambulans tersebut mencoba menabrak petugas. Sopir yang belum diketahui identitasnya itu kabur dan masih dalam pengejaran. “Sopir ini menabrak motor anggota kami dan kabur sambil membawa barang bukti diduga sabu. Anggota sudah bergerak untuk mengejar pelaku (sopir ambulans),” tuturnya.

Meski gagal menangkap sopir ambulans, dalam razia tersebut petugas Satresnarkoba Polres Sampang menangkap empat dandar sabu. Keempat tersangka yakni Arif, Ali, Andri, dan Mudassir.

“Dari empat tersangka tersebut, kami mengamankan 24 gram sabu yang terbagi dalam 34 paket hemat. Selain itu, diamankan tiga alat isap sabu, timbangan dan uang tunai hasil penjualan narkoba sebesar Rp3 juta,” kata dia.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsidair Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini