nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Kepanasan, Kakek Meninggal Dunia saat Perbaiki Atap

Sindonews, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 04:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 17 512 2169461 diduga-kepanasan-kakek-meninggal-dunia-saat-perbaiki-atap-HouyEYxaST.jpg Proses evakuasi jenazah Sarmo dari atap rumahnya, Minggu (16/2/2020). (Foto : iNews TV/Saladin Ayyubi)

BANYUMAS – Seorang kakek di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, meninggal diduga karena dehidrasi akibat cuaca panas yang menyengat. Sarmo (75) meninggal saat sedang memperbaiki atap rumahnya pada Minggu (16/2/2020).

Mengetahui Sarmo meninggal secara mendadak, tangis keluarga pun pecah. Saat jasad diturunkan, kondisi Sarmo (75) sudah terbujur kaku. Pasangannya pun menangis melihat kondisi Sarmo. Begitu juga dengan anaknya yang meratapi kepergian ayahnya, sambil memeluk jasadnya.

Tim Inafis Polresta Banyumas yang mendapat laporan langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP, polisi tak menemukan adanya atau tanda-tanda kekerasan.

Diduga korban meninggal karena dehidrasi atau kekurangan cairan akibat cuaca panas menyengat. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan tim medis, kondisi tubuh korban banyak mengeluarkan keringat atau cairan.

"Hasil pemeriksaan meninggal karena dehidrasi saat membetulkan atap di rumahya dalam kondisi panas menyengat," kata petugas medis PMI Banyumas Sabra Widianti.

Ilustrasi (Shutterstock)

Sementara itu, seorang saksi bernama Joko Santoso mengatakan, awalnya saya diberitahu tetangga soal Sarmo yang sudah tak bergerak di atap.

"Saya dikabari tetangga dan langsung naik ternyata melihat Pak Sarmo sudah tidak bergerak dan kami segera memanggil dokter," tutur Joko.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Sarwo sempat pingsan di atas rumah. Keluarga tidak mengetahui keberadaannya sehingga Sarmo berada di atap dengan kondisi pingsan dalam waktu yang lama. Sarmo akhirnya pun meninggal dunia.

Seusai dilakukan pemeriksaan pihak dokter puskesmas dan tim inafis Polresta Banyumas, pihak keluarga langsung memakamkan jenazah Sarmo di tempat pemakaman umum kelurahan setempat.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini