nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Jatim Ungkap Kasus Pelecehan Anak Laki-Laki di Bawah Umur

Syaiful Islam, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 11:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 20 519 2171334 polda-jatim-ungkap-kasus-pelecehan-terhadap-anak-laki-laki-di-bawah-umur-RbXbFOICRx.jpg Polda Jatim ungkap kasus pelecehan seksual terhadap anak laki-laki di bawah umur. (Foto : Okezone.com/Syaiful Islam)

SURABAYA – Polda Jatim mengungkap kasus pelecehan seksual terhadap anak laki-laki di bawah umur. Dalam kasus ini, polisi menangkap HM (32) warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedung, Tulungagung, Jawa Timur. 

HM merupakan mantan anggota Ikatan Gay Tulungagung (Igata), yang juga mantan guru SD. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, seperti kondom, video porno, serta handphone.

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan salah satu keluarga korban kepada polisi pada 28 Januari 2020. Kemudian polisi menyelidikinya dan memeriksa sejumlah saksi.

Akhirnya tersangka ditangkap polisi di sebuah apartemen kawasan Jalan A Yani, Bekasi pada 2 Februari 2020. Kini tersangka dijebloskan ke tahanan Mapolda Jatim.

Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan menyatakan, sebelumnya pihaknya mengungkap jaringan gay yang melecehkan anak laki-laki di bawah umur di Tulunggagung. Saat ini anggotanya kembali menangkap tersangka kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur.

"Dulu anggota Igata (mantan anggota IGATA) dan mantan guru SD. Yang mana dulunya tersangka menjadi korban saat di bawah umur. Sekarang HM menjadi pelaku," kata Luki pada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Polda Jawa Timur Gelar Perkara Kasus Pria Lecehkan 11 Anak Laki-Laki di Tulungagung (Foto : Okezone/Syaiful Islam)

Menurut Luki, tersangka melakukan pelecehan sejak 2018. Dalam rentang itu, ada 3 anak laki-laki yang menjadi korban. Pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut.

"Karena jaringan ini saat di bawah umur jadi korban. Ketika dewasa jadi pelaku lalu mencari korban lainnya. Tersangka mencari korbannya lewat media sosial dan diiming-imingi uang. Kami berharap para guru di sekolah dan orangtua untuk mengawasi anaknya supaya tidak menjadi korban," tutur Luki.

Pengungkapan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur ini mendapat apresiasi dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (KNPA).


Baca Juga : Lecehkan 11 Anak Laki-Laki, Ketua Gay di Tulungagung Ditangkap

"Kami beri penghargaan dan apresiasi pada Polda Jatim karena telah berhasil mengungkap kasus ini. Ini bagian untuk memberikan keselamatan dan keamanan bagi anak-anak. Saya berharap tersangka menghentikan tindakan yang melanggar hukum ini dan membuka jaringannya," ucap Ketua KNPA, Arist Merdeka Sirait, saat di Mapolda Jatim. 

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini