nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kwarnas Gerakan Pramuka Sebut Kegiatan Susur Sungai Seharusnya Hanya di Level Penegak

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 22 Februari 2020 11:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 22 510 2172473 kwarnas-gerakan-pramuka-sebut-kegiatan-susur-sungai-seharusnya-hanya-di-level-penegak-2Vl0oO2t6Y.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Kepala Pusat Informasi Nasional Gerakan Pramuka, Guritno mengatakan, kegiatan susur sungai bagi pramuka seharusnya hanya diberikan kepada peserta pramuka di tingkat penegak bukan penggalang.

Hal itu disampaikan Guritno terkait persitiwa kecelakaan susur sungai yang dilakukan peserta pramuka SMP Negeri 1 Turi, di Kali Sempor, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pada Jumat, 21 Februari 2020 kemarin.

"(Seharusnya hanya untuk level) penegak, seharusnya tidak (untuk penggalang)," kata Guritno saat dikonfirmasi, Sabtu (22/2/2020).

 Baca juga: Tragedi Siswa SMPN 1 Turi, Korban Selamat: Suasana saat Itu Sudah Kacau

Namun kata dia, apabila kegiatan susur sungai tersebut harus tetap dilakukan bagi anak pramuka level penggalang, maka harus didampingi dengan ketat serta memerhatikan kondisi cuaca.

"Kecuali dipastikan aman, dalam pengawasan ketat orang dewasa, dan memperhatikan cuaca. Pembina harus paham soal cuaca," terangnya.

Diketahui sebelumnya, kegiatan susur sungai yang dilakukan SMP Negeri 1 Turi itu jadi bencana setelah sejumlah siswa terbawa arus sungai.

 Baca juga: Tragedi Siswa SMPN 1 Turi, Ini Imbauan dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Berdasarkan data BNPB hingga saat ini ada 7 orang siswa yang di nyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut dan masih ada tiga siswa yang belum ditemukan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo menjelaskan, total siswa SMPN 1 Turi yang mengikuti kegiatan tersebut adalah 248. Dengan rincian kelas VII sebanyak 124 siswa dan kelas VIII 125 siswa.

"Update data terkini korban adalah terkonfirmasi selamat 216 siswa, terkonfirmasi luka-luka 23, meninggal dunia 7 siswa, dan belum ditemukan 3 siswa," terangnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini