Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPR Nilai Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Terjadi karena Ada Unsur Kecerobohan

Sarah Hutagaol , Jurnalis-Minggu, 23 Februari 2020 |06:34 WIB
DPR Nilai Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Terjadi karena Ada Unsur Kecerobohan
Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Usai Kegiatan Susur Sungai Sempor, Sleman (foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pariera menilai, ada unsur kecerobohan dalam peristiwa susur sungai yang menyebabkan 9 orang siswa dari SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, meninggal dunia.

Unsur kecerobohan tersebut dimaksudkan oleh Andreas adalah guru yang menjadi pemimbing anak-anak di sekolah. Menurutnya, guru atau pembina pramuka di SMPN 1 Turi seharusnya mengetahui cuaca sedang ekstrem dan tak mengizinkan siswa berkegiatan di luar sekolah.

Baca Juga: BMKG Klaim Sudah Keluarkan Peringatan Dini Sebelum Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi 

"Seharusnya tidak perlu terjadi kalau para guru pembimbing lebih waspada dan berhati-hati. Membawa lebih dari 200 siswa/i SMP di saat musim penghujan seperti saat ini, tanpa mengetahui risiko adalah sebuah kecerobohan," ucap Andreas kepada Okezone, Minggu (23/2/2020).

Siswa SMPN 1 Turi yang selamat berupaya mencari temannya yang hilang terseret arus Sungai Sempor, Sleman. (foto: istimewa)	 

Lebih lanjut, politikus PDI Perjuangan tersebut berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi setiap guru dan pihak sekolah agar lebih waspada dan antisipatif terhadap risiko bencana, dan kecelakaan.

"Peristiwa ini seharusnya menjadi pelajaran agar dalam kegiatan-kegiatan guru dan murid di luar sekolah berikutnya untuk lebih waspada dan antisipatif terhadap risiko-risiko bencana dan kecelakaan," paparnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement