nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bikin Puluhan Akun Ojek Online untuk Order Fiktif, Pria di Malang Ditangkap

Syaiful Islam, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 14:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 26 519 2174401 bikin-puluhan-akun-ojek-online-untuk-order-fiktif-pria-di-malang-ditangkap-169fp5uNUE.jpg Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan saat pengungkapan kasus manipulasi akun Gojek di Mapolda Jatim, Rabu (26/2/2020). (Foto : Okezone.com/Syaiful Islam)

SURABAYA – Tim Resmob Jogoboyo Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap kasus manipulasi akun ojek online Gojek yang menggunakan puluhan akun driver, akun customer atau pelanggan, dan akun restoran fiktif di wilayah Malang.

Dalam kasus ini, polisi menangkap satu tersangka yaitu MZ (35) warga Jalan Aris Munandar VII Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang mengekos di Perum Sawojajar I, Jalan Danau Sentani Utara, Kota Malang.

Akibat perbuatan tersangka, perusahaan ojek online itu rugi hingga Rp400 juta. Dari tangan tersangka, polisi menyita 8.850 SIM card Axis yang telah teregistrasi, 40 handphone (HP) merek Xiaomi, 6 HP merek Nokia, 2 HP merek Evercross, 11 buku tabungan Bank BCA, 6 ATM BCA, dan 3 charger HP.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan menyatakan, sejak Agustus 2019 tersangka seolah-olah sebagai mitra PT Gojek dengan membuat akun driver, akun resto (Gobiz dan Gofood) yang semuanya fiktif.

"Akun-akun tersebut oleh tersangka dipergunakan untuk melakukan orderan fiktif dari Agustus 2019 sampai 7 Februari 2020. Tersangka dalam kegiatannya menggunakan kartu perdana Axis yang telah teregistrasi dengan menggunakan KK (kartu keluarga) dan NIK milik orang lain," ujar Luki, Rabu (26/2/2020).

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan saat pengungkapan kasus manipulasi akun Gojek di Mapolda Jatim, Rabu (26/2/2020). (Foto : Okezone.com/Syaiful Islam)

Menurut Luki, modus yang dilancarkan tersangka yakni memanipulasi data Gojek menggunakan akun driver, akun customer, dan akun restoran (Gofood dan Gobiz). Akun itu digunakan untuk memesan makanan fiktif.

Terungkapnya kasus itu berawal dari Tim Resmob Jogoboyo mendapat informasi tersangka MZ adalah bandar perjudian online. Setelah diselidiki, anggota pun melakukan penggeledahan.

Ternyata, target bukanlah bandar judi online, melainkan operator Gojek yang memiliki banyak akun, yaitu 41 akun driver, 30 akun pemilik restoran, serta akun pelanggan palsu. Seolah-olah yang bersangkutan adalah driver, pemilik resto, dan sebagai pemesan makanan yang semuanya adalah mencari keuntungan via poin (bonus) dalam aplikasi Gojek.


Baca Juga : Gadaikan Mobil Rental, Ibu Muda di Kendal Ditangkap Polisi

"Lalu anggota menangkap tersangka. Kerugian Gojek Jawa Timur sebesar Rp400 juta. Tersangka dijerat Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 378 KUHP. Adapun ancaman hukumannya 12 tahun penjara," tutur Luki.


Baca Juga : Polisi Tangkap Buron Kasus Penipuan Putri Arab Saudi di Palembang

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini