Muhyiddin Yassin Jadi PM Malaysia, Buyar Sudah Mimpi Anwar Ibrahim

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Sabtu 29 Februari 2020 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 29 18 2176215 muhyiddin-yassin-jadi-pm-malaysia-buyar-sudah-mimpi-anwar-ibrahim-uxSmLgBelh.jpg Anwar Ibrahim. (Foto: Reuters)

MALAYSIA - Kerajaan Malaysia akhirnya menunjuk YB Tan Sri Mahiaddin Bin Md Yasin atau yang dikenal dengan Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia. Pengangkatan ini, sekaligus mengubur impian Anwar Ibrahim menjadi PM Malaysia.

Awalnya, Mahathir Mohamad yang mundur dari Perdana Menteri Malaysia pada 24 Februari silam, berjanji akan menyerahkan jabatan perdana menteri kepada presiden PKR, Anwar Ibrahim pada Mei 2020.

Mahathir yang berusia 94 tahun, kembali menjadi PM Malaysia setelah terpilih pada Mei 2018. Namun hubungan mereka yang memanas dalam beberapa bulan terakhir membuat Mahatir enggan mengajukan Anwar menjadi suksesornya.

Puncaknya dengan pembentukan koalisi pemerintahan baru ini, kesepakatan itu menjadi sekadar janji.

Berkali-kali Mahathir menolak menjawab dengan tegas apakah Anwar akan menggantikannya memimpin Negeri Jiran tersebut. Puncaknya dengan pembentukan koalisi pemerintahan baru ini, kesepakatan itu menjadi sekadar janji.

Mahathir pun ingin Deputi Presiden PKR Azmin Ali yang menjadi penerusnya. Padahal, Azmin adalah mantan orang kepercayaan Anwar Ibrahim. Hal ini tentu saja akhirnya membubarkan persahabatan Anwar dan Azmin, dan membuat mereka terlibat perang dingin antara satu sama lain.

Memang, Azmin setia menemani Anwar sejak dia dipenjara dan juga merupakan salah satu dari sedikit orang yang memiliki akses khusus dan rutin membesuk Anwar. Tapi nyatanya bukan dua nama itu yang menjadi pemimpin Malaysia.

Sekadar informasi, pengangkatan sumpah jabatan sendiri, akan dilakukan pada 1 Maret 2020 pukul 10.30 waktu setempat di Istana Negara. Dalam keterangan tersebut, Raja Malaysia meminta pelantikan ini tidak boleh digagalkan.

Menurutnya, ini adalah keputusan terbaik agar kemelut politik yang terjadi di Malaysia segera berakhir.

Sekadar informasi, Surat pengunduran diri Mahathir Mohamad sudah dikirimkan ke Raja Malaysia Sultan Yang dipertuan Agong pada pukul 13.00 waktu setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini