Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masyarakat Temukan Jasad Bocah Setelah 5 Hari Hanyut di Sungai

Robert Fernando H Siregar , Jurnalis-Rabu, 04 Maret 2020 |03:05 WIB
Masyarakat Temukan Jasad Bocah Setelah 5 Hari Hanyut di Sungai
Masyarakan Temukan Jasad Bocah Setelah 5 Hari Hanyut di Sungai Renun, Dairi, Sumut (foto: Polres Dairi)
A
A
A

DAIRI - Dua bocah yang hanyut di sungai Renun, tepatnya di Dusun Lau Njuhar 2, Desa Mangan Molih, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pada Jumat 28 Februari 2020, yakni Rina Boru Sihombing (5) ditemukan sore hari itu juga dan Putra Marbun (11) ditemukan lima hari setelah hanyut.

Kepala Kepolisian Resort Dairi melalui Kasubbag Humas Iptu Donni Saleh menerangkan, Putra Marbun (korban) ditemukan 3 Maret 2020, sekira Pukul 13.00 WIB, di Sungai Lae Kaperas, Kabupaten Aceh Tenggara Provinsi Aceh.

Baca Juga: Bocah 11 Tahun Hilang Tenggelam di Pantai Bugel Kulonprogo 

"Selasa 3 Maret 2020, sekira Pukul 11.00 WIB, Kanit Reskrim Polsek Tanah Pinem menerima informasi dari masyarakat Dusun Lau Njuhar 2, Desa Mangan Molih Dairi menyebut adanya penemuan mayat ditemukan di sungai Lae Kaperas, Aceh Tenggara," jelas Iptu Donni Saleh kepada Okezone, Selasa (3/3/2020).

Iptu Donni Saleh menuturkan, personil Polsek Tanah Pinem meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan benar adanya ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki. Selanjutnya Personil Polsek Tanah Pinem dan Basarnas serta masyarakat mengevakuasi jasad tersebut. Jasad itu ternyata jasad Putra Marbun, bocah yang hanyut di sungai Renun Dairi pada Jumat 28 Februari 2020.

Sebelumnya, Rina Boru Sihombing (5) dan Putra Marbun penduduk Dusun Lau Njuhar 2, Desa Mangan Molih Dairi, hanyut di sungai Renun, tepatnya di Dusun Lau Njuhar 2, Desa Mangan Molih, Tanah Pinem Dairi, Jumat 28 Februari 2020, sekira Pukul 16.00 WIB.

Kedua bocah itu diketahui hanyut oleh Minar Boru Marbun (45) ibu kandung korban Rina Boru Sihombing. Minar Boru Marbun dan anaknya Rina Boru Sihombing (korban) bersama dengan keluarga lainnya melaksanakan jiarah ke makam kakeknya yang berada dipinggir Sungai Renun.

Minar Boru Sihombing mengambil air ke sungai Renun dan diikuti oleh anaknya (korban) beserta dengan temannya tiga orang. Sesudah mengambil air dari sungai, Minar Boru Marbun kembali lagi ke makam untuk jiarah.

Setelah selesai berjiarah, Minar Boru Marbun kembali ke sungai untuk melihat anaknya Rina Boru Sihombing dan teman-temannya. Namun sampai di sungai, Minar Boru Marbun hanya melihat dua orang dipinggiran sungai.

Baca Juga: Pelajar Tewas Tenggelam di Danau Maninjau saat Perbaiki Keramba 

Minar Boru Sihombing-pun bertanya kepada kedua teman anaknya, dimana keberadaan anaknya. Teman korban menjawab bahwasanya kedua korban mandi ke dalam sungai Renun.

Sontak Minar Boru Marbun berteriak histeris karena tidak melihat lagi kedua korban. Sekira Pukul 18.00 WIB, penduduk Desa menemukan anaknya Rina Boru Sihombing dari sungai Renun dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi. Sementara satu orang temannya Putra Marbun saat itu belum ditemukan.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement