Tiga Kali Mangkir Panggilan Polisi, Plt Bupati Bengkalis Resmi Jadi Buron

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Kamis 05 Maret 2020 16:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 340 2178704 tiga-kali-mangkir-panggilan-polisi-plt-bupati-bengkalis-resmi-jadi-buron-yCeboz0rEy.jpg Plt Bupati Bengkalis Muhammad (Foto: Ist)

PEKANBARU - Polda Riau menertibkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap pelaksana tugas (Plt) Bupati Bengkalis, Muhammad. Penertiban DPO ini terkait Muhammad sudah tiga kali mangkir dari panggilan polisi.

"Iya benar sudah keluar surat DPO. Yang bersangkutan sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto Kamis (5/3/2020) kepada Okezone.

Surat DPO ini dibuat polisi pada 2 Maret 2020 yang ditandatangani oleh Direktur Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Andri Sudarmadi. Dari surat DPO, polisi juga menertikan ciri-ciri Muhammad yakni tinggi badan 158 cm, wajah bulat, kulit sawo matang, rambut lurus.

Baca Juga: Bupati Bengkalis dan Wakilnya Sama-Sama Terjerat Korupsi, Warga: Kami Malu

Tersangka merupakan tersangka kasus korupsi pipa tranmisi PDAM Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2013. Saat itu dia masih menjabat Kabid Prasarana Umum Provinsi Riau. Dari korupsi ini negara dirugikan Rp3,4 miliar.

"Bagi siapa saja yang mengetahui kebaradaannya, tolong disampaikan ke kami," ucap juru bicara Polda Riau.

Dalam kasus ini, Plt Bupati Bengkalis melayangkan gugatan terhadap Polda Riau. Surat gugatan ini sudah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru oleh kuasa hukumnya. Polda Riau siap menghadapi gugatan Muhammad.

Baca Juga: Bupati Bengkalis Ditahan KPK, Wabup Berstatus Tersangka Jadi Plt

Sementara itu, Pengamat Hukum asal Riau, Nurul Huda mengatakan bahwa semua warga negara sama di mata hukum. Jika sudah ditemukan, polisi diminta menahan Muhammad.

"Kalau sudah ditemukan, polisi bisa menahannya. Semua sama dimata hukum. Apalagi yang bersangkutan tidak koperatif. Sebagai tokoh dia seharusnya memberikan contoh yang baik, datang saja jika dipanggil. surat DPO sudah sesuai karena Plt Bengkalis tidak kooperarif," ucapnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini