Personel TNI dari Kodim Klaten terlihat sangat sibuk mempersiapkan upacara pemakaman korban tabrakan speedboat saat mengamankan jalur kunjungan Raja Belanda bersama anggota Pampampres lainnya.
Salah satu ajudan korban saat masih menjabat sebagai Kasdim di Kodim Klaten, Kopral dua Gunanto mengatakan, dirinya kaget mendengar kabar duka tersebut. Dia mengaku pernah menjadi ajudan almarhum Bambang selama 1,5 tahun.
Saat menjadi ajudan, Gunanto mengakui korban sosok yang sangat humanis. Meskipun dirinya hanyalah ajudan, namun korban menganggap Gunanto sebagai keluarga sendiri, bukan sebagai bawahan.
"Bapak (korban) orangnya dikenal sangat disiplin. Meski disiplin tapi beliau orangnya humanis. Selama 1,5 tahun menjadi ajudannya, saya tidak pernah dianggap sebagai bawahan. Tapi saya dianggapnya sebagai keluarga sendiri," kata Gunanto di rumah duka, Selasa (10/3/2020).