Hal inilah yang membuat pihaknya menerjunkan sejumlah pecalang dan prajuru banjar sebagai langkah antisipasi agar situasi di sana tetap kondusif.
Dengan pelarangan pengarakan ogoh-ogoh, kata dia, dikhawatirkan membuat generasi muda melampiaskannya dengan berkumpul di balai banjar maupun tempat lain dan membuat acara sendiri.
"Siapa tahu ogoh-ogohnya sudah disetop, dia melampiaskannya," ucapnya.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.