Bentrok di Sentani, 8 Rumah Dibakar dan 6 Luka-luka

Edy Siswanto, Okezone · Minggu 19 April 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 19 340 2201657 bentrok-di-sentani-8-rumah-dibakar-dan-6-luka-luka-0wpeyVwDie.jpg Rumah yang dibakar akibat kerusuhan di Sentani, Papua (foto: Edy Siswanto/Okezone)

SENTANI – Ratusan warga dari Kampung Kehiran dan kampung Toware Sentani Kabupaten Jayapura terlibat bentrok Minggu (19/4/2020) sore. Sejumlah rumah warga di Kampung Toware dibakar masa dan beberapa warga luka-luka.

Kapolres Jayapura, AKBP. Victor D. Mackbon kepada awak media memaparkan awal masalah bentrok tersebut. "Jadi ini adalah aksi balasan oleh warga Kampung Kehiran karena kepala kampung mereka dipukul oleh oknum pemuda dari Kampung Toware pada Sabtu malam. Awal persoalan adalah sengketa tanah," kata Kapolres Victor D. Mackbon, Minggu, (19/4/2020) petang.

Dikatakan, persoalan sengketa tanah antara dua kampung tersebut sesungguhnya telah berlangsung lama, dan telah berlangsung beberapa kali mediasi yang juga melibatkan pihak Dewan Adat Sentani (DAS). Namun disesalkan, Sabtu malam tersebut terjadi pemukulan terhadap kepala kampung Kehiran.

“Ini masalah sebenarnya sudah lama terjadi dan sudah sering kami mediasi kedua belah pihak melalui Dewan Adat Sentani. Namun disayangkan kenapa ada pemukulan terhadap kepala kampung itu,"ucapnya.

Diakui Kapolres, pasca pemukulan terhadap Kepala kampung tersebut, pihaknya sudah menyiagakan personil sejak pagi, namun akibat masa yang banyak hingga terjadi bentrokan dan aksi pembakaran.

"Kita sudah siagakan sekitar 15 personil di lokasi untuk melerai kedua belah pihak untuk melakukan aksi pembalasan. Namun ada sejumlah oknum yang melakukan provokasi sehingga terjadi bentrok.Namun karena ada oknum yang melakukan provokasi sehingga terjadi bentrok. Personil kita yang dilokasi hanya bisa mencegah agar tidak terjadi korban jiwa,” katanya.

Akibat bentrok tersebut, data yang dihimpun sebanyak 8 rumah di Toware ludes dibakar, dan 6 orang luka-luka. Kapolres menyebut, semua korban sudah di evakuasi ke RSUD Yowari untuk mendapatkan perawaran.

“Tidak ada korban jiwa, namun ada enam orang yang luka ringan, dan semua sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis,” imbuhnya.

Saat ini pihaknya sementara mencari oknum yang melakukan pemukulan terhadap kepala kampung dan oknum warga yang melakukan provokasi yang menyebabkan bentrok. Sementara untuk menjaga tidak terjadinya bentrok susulan, ratusan aparat keamanan TNO Polri disiagakan di sekitar lokasi kejadian

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini