nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

H-3 Lebaran, Pemudik dari Luar Daerah Mulai Padati Jalur Pantura Cirebon

Fathnur Rohman, Okezone · Kamis 21 Mei 2020 13:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 21 525 2217517 h-3-lebaran-pemudik-dari-luar-daerah-mulai-padati-jalur-pantura-cirebon-jlw7EZGphA.jpg Pemudik padati jalur pantura Cirebon (foto: Okezone.com/Fathnur)

CIREBON - Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah melarang masyarakat untuk melakukan mudik. Akan tetapi, memasuki H-3 Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Kamis (21/5/2020), kondisi arus lalu lintas di Jalur Pantai Utara (Pantura), Cirebon, Jawa Barat mulai dipadati pemudik.

Berdasarkan pantauan Okezone, pemudik mulai memadati Jalur Pantura Cirebon sejak Kamis pagi. Mereka datang dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rata-rata kendaraan yang melintas merupakan kendaraan berplat nomor luar daerah Cirebon. Menjelang siang, pemudik masih berdatangan.

 Baca juga: Masih Zona Merah, Karawang Putuskan Perpanjang PSBB

Salah satu pemudik asal Blora, Jawa Tengah, bernama Rudi mengaku, dirinya terpaksa melakukan mudik karena penghasilannya terganggu akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Rudi memutuskan untuk mudik ke kampung halamannya di Blora, Jawa Tengah.

"Tujuannya ke Blora. Anak sama Istri sudah kangen. Emang sudah waktunya pulang," kata Rudi kepada Okezone, Kamis (21/5/2020).

 Baca juga: Hari Pertama PSBB Tahap 2, Warga Cirebon Padati Mal Belanja Baju Lebaran

Rudi menjelaskan, ia berangkat dari Jakarta sejak pukul 03.00 WIB dini hari. Menurutnya, tidak ada penyekatan yang dilakukan pihak kepolisian selama ia melakukan perjalanan mudik. "Berangkat jam 3 subuh tadi. Enggak ada penyekatan. Aman-aman aja," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Andi, pemudik asal Kendal, Jawa Tengah. Andi menerangkan, dirinya terpaksa mudik karena ia sudah dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja. Sehingga ia memutuskan untuk mudik ke kampung halamannya.

"Diliburin sih, jadi bingung kalau enggak mudik. Saya tujuan ke Jateng," ujar Andi.

Andi sendiri tidak menampik kalau dirinya sudah melanggar aturan. Sebab saat ini ada beberapa daerah yang sedang menerapkan PSBB. Termasuk daerah di sepanjang Jalur Pantura. Meski demikian, ia mengaku tetap harus melakukan mudik.

Rencananya, sambung dia, sesampainya di rumah, Andi akan segera melapor ke pemerintah desa setempat. Sebab, ia datang dari arah Jakarta, yang merupakan wilayah episentrum sebaran Covid-19.

"Nanti saya melapor. Karena datang dari Jakarta. Namanya juga terpaksa. Jadi tidak ada pilihan lain," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini