Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Israel Klaim Ratusan Situs Web Telah Diretas, Tuding Iran

Agregasi VOA , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2020 |14:37 WIB
Israel Klaim Ratusan Situs Web Telah Diretas, Tuding Iran
(Foto: Ist)
A
A
A

“Kami mendeteksi serangan ini selama bertahun-tahun, tetapi kami berhasil menghubungkan titik-titik dan melihat keseluruhan gambarnya. Dengan menghubungkan titik-titik kami melihat bahwa serangan dapat kami deteksi di tempat lain, terhubung ke serangan yang kami lihat saat ini. Ini juga merupakan kegiatan ancaman intelijen, bahwa semua serangan yang tersebar ini adalah bagian dari satu kampanye yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.”

Para peretas China yang disponsori negara juga dituduh berusaha mencuri informasi dari Amerika, data terakhir terkait penelitian vaksin virus corona. Pemerintah China menyangkal tuduhan itu.

Gil Baram, peneliti di Pusat Penelitian Siber di Universitas Tel Aviv menambahkan, “China adalah contoh cara negara menggunakan serangan siber. China menggunakannya terutama untuk mencuri kekayaan intelektual. Contoh terbaru tentang bagaimana China beroperasi di domain dunia maya terjadi hanya beberapa hari yang lalu ketika FBI mengatakan sedang menyelidiki peretasan yang dilakukan oleh China terhadap lembaga-lembaga kesehatan di seluruh Amerika.”

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga melaporkan terjadinya lebih dari dua kali lipat jumlah upaya peretasan terhadap komputernya, dan memperingatkan bahwa serangan siber cenderung semakin meningkat bahkan ketika seluruh dunia berusaha keras untuk secepatnya menemukan vaksin virus corona.

(Ahmad Luthfi)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement