Waspadai Gelombang Setinggi 5 Meter di Pantai Selatan Gunungkidul

Agregasi KR Jogja, · Selasa 26 Mei 2020 20:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 26 510 2219998 waspadai-gelombang-setinggi-5-meter-di-pantai-selatan-gunungkidul-Yycko7JJKt.jpg Foto: Istimewa

GUNUNGKIDUL - Kawasan Pantai Selatan, Kabupaten Gunungkidul dilanda cuaca buruk dan gelombang, sejak Selasa (26/5/2020) dini hari.

Beruntung saat gelombang setinggi 5 meter itu tak ada korban dalam kejadian ini, karena dua hari menjelang gelombang tinggi yang mencapai 14 feet atau ketinggian gelombang 4 – 5 meter kapal milik nelayan yang berada di pinggiran pantai sudah dievakuasi.

“Gelombang tinggi yang terpantau mencapai antara 14 feet atau ketinggian antara 4 – 5 meter dari kondisi normal,” kata Koordinator Tim SAR Linmas Wilayah II Pantai Baron, Marjono, Selasa (26/05/2020).

Terkait dengan perubahan cuaca sepanjang pantai selatan dan mengacu pada informasi BMKG, pihanya melakukan berbagai langkah antisipasi dan melakukan pemantauan cuaca secara rutin. Seluruh nelayan dan masyarakat sekitar pantai sudah diminta meningkatkan kewaspadaan dan diminta untuk menghentikan aktivitas di laut.

 ombak

Bahkan terkait dengan gelombang tinggi ini pemilik kapal terutama para nelayan diminta untuk memindahkan kapal ke tempat yang jauh dari jangkauan ombak. Beberapa lapak pedagang juga dihantam ombak bahkan sudah sampai di area pemukiman.

“Kenaikan gelombang hari ini merupakan awal dan puncaknya berdasarkan BMKG terjadi pada Jumat lalu,” imbuhnya.

Berdasarkan perkiraan BMKG yang dilansir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul dan Tim SAR Gunungkidul, cuaca buruk diperkirakan akan terus terjadi hingga seminggu ke depan. Karena itu saat ini pihak BPBD maupun tim SAR terus melakukan pemantauan intensif.

Sejauh ini, para nelayan juga cukup kooperatif dalam menyikapi anjuran dari BPBD maupun Tim SAR. Bahkan, sejak kemarin, para nelayan memilih untuk libur total dan tidak melaut selama seminggu ke depan.

“Kenaikan gelombang yang terjadi memang berpotensi berbahaya dan secara mandiri mereka memilih untuk libur melaut,” ucapnya.

Sementara Sukamto dari kelompok nelayan Pantai Selatan Gunungkidul mengaku bahwa dari sebanyak 230 nelayan yang berada di Pantai Baron akan meliburkan diri tidak beraktifitas selama gelombang tinggi terjadi. Hal itu dikarenakan gelombang tinggi yang menerjang Pantai Baron cukup tinggi dan tidak aman bagi pelayaran dan nelayan yang beraktifitas di perairan laut.

“Kita sepakat untuk menghentikan aktifitas untuk tidak melaut,” terangnya.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini