Ada Gelombang Tinggi, Wisatawan di Kulonprogo Malah Berbondong Kunjungi Pantai

Kuntadi, Koran SI · Kamis 28 Mei 2020 21:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 28 510 2221095 ada-gelombang-tinggi-wisatawan-di-kulonprogo-malah-berbondong-kunjungi-pantai-UwC8Dhcsou.jpg Foto: Kuntadi

KULONPROGO - Gelombang tinggi yang melanda pantai selatan Kulonprogo, menjadi daya tarik bagi wisatawan memadati Pantai Bugel yang terletak di Kecamatan Panjatan, Kulonprogo, Kamis (28/5/2020) siang. Mereka berdatangan untuk menyaksikan gelombang tinggi yang viral di media sosial.

Pantauan, sejak pagi puluhan wisatawan mulai berdatangan. Mereka merupakan warga dari beberapa desa di sekitar Panjatan. Kunjungan wisatawan ini cukup tinggi, dan hingga siang terus berdatangan. Mereka ingin menyaksikan langsung kondisi pantai selatan dengan gelombang yang cukup tinggi.

“Dua hari ini banyak video kondisi gelombang di pantai, jadi penasaran dan ingin melihat langsung,” kata Siswanto, salah seorang wisatawan.

Sejumlah wisatawan nampak mengabadikan beberapa momen dengan menggunakan kamera handphone. Begitu ada gelombang besar dan airnya naik ke daratan mereka dengan sigap merekam kondisi alam ini. Rekaman ataupun foto inipun diupload ke akun media sosialnya.

“Jarang ada ombak sebesar ini, makanya ini kita abadikan,” ujarnya.

Wisatawan yang lain, Sundari mengaku sengaja datang dengan keluarganya. Namun dia memilih melihat gelombang dari kejauhan dan tidak berani mendekat di bibir pantai. Padahal selama ini ketika di pantai selalu bermain air.

“Ini besar sekali, malah sampai naik ke daratan,” ujarnya.

Sebenarnya, kelompok pengelola wisata sudah memasang portal untuk menghindari wisatawan datang. Namun para wisatawan nekat menerobos portal yang ada. Sedangkan kendaraan ditinggal di luar portal.

“Hari ini cukup ramai, dan laporannya sejak pagi seperti ini,” kata Kapolsek Panjatan AKP Maryanto.

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, polisi memasang garis polisi. Petugas kepolisian bersama dengan Tim SAR yang memantau gelombang berulang kali mengingatkan pengunjung untuk menjauh dari bibir pantai.

“Sejak kemarin kita sudah pasang, dan kita terus imbau pengunjung untuk menjauh,” katanya.

Di Pantai Bugel, terjangan gelombang mencapai 30 meter dari bibir pantai. Sejumlah lapak pedagang ditutup, karena terkena hempasan air. Bahkan ada yang terpaksa mengevakuasi barang dagangannya, agar tidak hanyut.

“Semalam isi warung saya bawa pulang, ombaknya terus membesar,” ujar Yuli salah seorang pedagang.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini