Banjir Bandang Terjang Bone Bolango, 400 Warga Mengungsi dan 2.504 Rumah Terdampak

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 15 Juni 2020 06:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 340 2230024 banjir-bandang-terjang-bone-bolango-400-warga-mengungsi-dan-2-504-rumah-terdampak-ObC2Tgotsx.jfif Banjir di Bone Bolango, Gorontalo. (Foto : BNPB)

JAKARTA – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, memaksa sedikitnya 400 jiwa mengungsi di empat titik pengungsian. Hal itu sebagaimana menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango, yang diperbarui pada Minggu (14/6/2020) pukul 21.20 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPBm Raditya Jati mengatakan, sebanyak 2.608 kepala keluarga atau 9.301 jiwa terdampak banjir dan 3 orang dilaporkan luka-luka.

“Selain warga yang mengungsi, sebanyak 2.608 KK/9.301 jiwa terdampak dan 3 orang dilaporkan luka-luka,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2020).

Berdasarkan laporan sebelumnya, Raditya menyebutkan, banjir bandang disebabkan jebolnya tanggul Sungai Taluda setelah hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur wilayah Bone Bolango pada Kamis, 11 Juni 2020.

Sejumlah warga memeriksa kondisi sungai yang sebelumnya meluap dan menyebabkan banjir di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. (BNPB)

Ia memaparkan, sejumlah wilayah yang terdampak meliputi Desa Boludawa, Desa Tingkohubu Timur, Desa Tingkohubu, Desa Tinelo, Desa Bubeya di Kecamatan Suwawa.

Kemudian Desa Libungo, Desa Pancuran, Desa Molintogupo dan Desa Bonda Raya di Kecamatan Suwawa Selatan. Desa Tanah Putih, Desa Luwoho, Desa Timbuoo, Desa Timbuolo Tengah, Desa Timbuolo Timur, Desa Timbuolo Barat, Desa Buata di Kecamatan Botupingge.

Selanjutnya Desa Kelurahan Padengo, Kelurahan Oluhuta, Kelurahan Tumbihe, Kelurahan Pauwo, Desa Tanggilingo dan Desa Dutohe Barat di Kecamatan Kabila, serta beberapa desa di Kecamatan Suwawa Tengah dan Suwawa Timur.

Baca Juga : Banjir di Gorontalo Capai 1,5 Meter, 5.407 Jiwa Terdampak

“Menurut laporan, sebanyak 2.504 unit rumah terdampak dengan 31 rumah dilaporkan rusak berat dan 10 rumah rusak ringan. Kemudian 1 bangunan sekolah rusak ringan, 1 bangunan fasilitas kesehatan rusak, 1 tempat ibadah rusak dan 1 unit jembatan rusak ringan,” ujarnya.

Hingga sejauh ini, ia mengatakan, Tim BPBD Kabupaten Bone Bolango masih melakukan pendataan, koordinasi dengan TNI/Polri dan tim SAR untuk melakukan evakuasi di lapangan.

Baca Juga : 2 Wilayah di Gorontalo Diterjang Banjir, 1 Jembatan Putus

“Tim BPBD Provinsi Gorontalo juga telah mendirikan dapur umum untuk menyediakan kebutuhan logistik bagi masyarakat terdampak. Untuk kondisi mutakhir dilaporkan banjir berangsur-angsur surut,” tuturnya.

(erh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini