2 Bocah Perempuan di Luwu Utara Tewas Ditebas Parang

Herman Amiruddin, Okezone · Senin 15 Juni 2020 03:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 609 2229987 2-bocah-perempuan-di-luwu-utara-tewas-ditebas-parang-s8gcSxRBcG.jpg Ilustrasi. (Foto : Shutterstock)

MAKASSAR – Dua bocah perempuan masing-masing berinisial S (8) dan NH (6) tewas ditebas parang oleh Ahmad Basri (30) di Desa Sumillin Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Selain dua bocah, pelaku juga menyabetkan parang ke warga di Desa Sumillin, Minggu 14 Mei 2020 sekitar pukul 08.00.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Syamsul Rijal mengatakan, peristiwa bermula saat pelaku menenteng parang dan menyabet warga bernama Ramlan (37). Beruntung korban berhasil kabur.

"Tapi, pelaku sempat memarangi korban dan mengenai tangan dan telinga koban. Saat ini Ramlan dirawat di Rumah Sakit Hikma Masamba," kata Syamsul.

Ilustrasi. (Shutterstock)

Ia menjelaskan, informasi yang dapat dari saksi di lokasi kejadian, sekira pukul 08.00 Wita, pelaku sementara duduk di depan rumahnya sambil memegang parang. Setelah itu pelaku langsung keluar ke jalan mengejar warga.

"Pelaku melihat warga mengendarai sepeda motor dan pada saat itu pelaku langsung kejar. Namun, warga bernama Badaruddin langsung lari dengan mengendarai sepeda motornya," ucap Syamsul.

Setelah itu, pelaku yang masih memegang parang berdiri di sekitar jalan. Ia lalu melihat warga lain bernama Jumurdin yang mengendarai sepeda motor mengarah Dusun Lembang Batu. Saat itu pelaku mendekati dan langsung memarangi Jumurdin sebanyak 1 kali.

"Setelah itu korban (Jumurudin) langsung kabur dan sepeda motor miliknya tinggal di TKP (tempat kejadian perkara-red)," kata Syamsul.

Nahasnya, pelaku melihat korban bocah, yaitu Z dan NH sedang berjalan kaki di sekitar TKP. Pelaku langsung mendekati dan memaranginya.

Baca Juga : Seorang Ayah di Tangerang Diduga Bunuh Kedua Anaknya Lalu Gantung Diri

"Warga ingin menangkap, namun pelaku melawan dengan menggunakan parang. Setelah itu pelaku berhasil diamankan oleh warga dan mengikat tangan dan kaki di pagar rumah warga," ucap Syamsul.

Sementara kedua bocah malang itu, lanjut Syamsul, telah dikebumikan dan kedua bocah mengalami luka yang sangat serius.

Baca Juga : Kasus Pembunuhan Anak di Tangerang, Suami Sering Ancam Bunuh Istrinya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini