“Pak RT sudah roboh dan darahnya terus keluar,” kata Herman.
Warga lalu berdatangan untuk membantu dirinya menahan Resdi. Sementara, Jazuli langsung dibawa ke IGD RS Pelni Petamburan. Sayang, nyawanya tak terselamatkan saat dalam perjalanan.
Sementara itu, Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto menuturkan untuk mengetahui penyebab kematian, pihaknya telah membawa jenazah ke RS Polri Kramatjati untuk diautopsi.
“Kami masih selidiki motif penusukan itu,” kata Supriyanto.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.