Korban bersama teman-temannya, ketika itu diduga menggunakan hand sanitizer sebagai alat untuk menyalakan api. Karena kurangnya pengawasan orang dewasa, api justru menyambar ke tubuh korban hingga mengalami luka bakar.
"Ibunya kaget melihat pakaian korban sudah rusak, serta tangannya melepuh, dari situ korban langsung dibawa ke bidan terdekat," jelas Saiful.
Karena di puskesmas alat tidak memadai, korban pun kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Cikarang Medika dan langsung mendapat perawatan intensif pihak rumah sakit.
"Kondisi saat ini sudah membaik, kami juga sudah melakukan monitoring ke rumahnya karena saat ini sudah pulang dari rumah sakit," ungkapnya.