Sebelum Gugur di Kongo, Serma Rama Wahyudi Minta Dibelikan Pulsa

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Rabu 24 Juni 2020 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 24 340 2235653 sebelum-gugur-di-kongo-serma-rama-wahyudi-minta-dibelikan-pulsa-KUEDiLjjbo.jpg Serma Rama Wahyudi (paling kanan). Sumber Foto: dok Pribadi Kapten Lubis, Detasemen Peralatan 1/4 Pekanbaru

PEKANBARU - Gugurnya Serma Rama Wahyudi prajurit TNI AD dari Detasmen Peralatan 1/4 Pekanbaru, Riau, menyisahkan kepedihan bagi keluarga dan teman-teman di kesatuannya.

Kapten L Lubis salah satu komandan dan sahabatnya merasa sangat kehilangan atas gugurnya Rama saat bertugas menjaga perdamaian di Kongo, tergabung dalam penjaga perdamaian PBB (MONUSCO).

Ia gugur ketika terjadi serangan oleh Pemberontak yang tergabung dalam Pasukan Sekutu Demokratik (ADF).

Lubis mengatakan, bahwa sebelum gugur, Serma Rama Wahyudi menelefon dirinya dan meminta untuk dibelikan pulsa. Namun dia menyesal belum sempat membelikan pulsa untuk Serma Rama Wahyudi yang sudah dianggap sebagai keluarga.

"Dua hari sebelum gugur, dia menelefon saya untuk dibelikan pulsa. Mungkin di sana susah cari pulsa,” ucapnya sambil menyeka air mata.

Baca Juga: Gugur saat Jaga Perdamaian di Kongo, Serma Rama Wahyudi Dimakamkan di TMP Pekanbaru 

“Entah kenapa saat ini saya belum belikan pulsanya. Padahal selama ini saya selalu kirim untuknya jika dia minta. Ini yang membuat saya sangat sedih, saya belum jadi membelikan dia pulsa," tambah Kapten Lubis saat ditemui di Detasmen Peralatan 1/4 Pekanbaru Jalan Jendral Ahmad Yani Rabu (24/06/2020).

Baginya, Serma Rama Wahyudi bukan hanya sekedar bawahannya, tapi sudah dianggapnya sebagai adik. Di luar dinas keduanya juga saling bersilaturahmi dan sangat akrab. Bahkan saat menikah, Kapten Lubis yang mengantarnya.

Perwira pertama TNI AD ini mengatakan, Serma Wahyudi merupakan sosok yang loyal kepada pimpinan. Bahkan tak jarang dia mau menyishkan rezekinya untuk keperluan kesatuan.

Baca Juga: Penjaga Perdamaian Asal Indonesia Tewas dalam Serangan Pemberontak di RD Kongo 

"Dia rela melakukan apa saja demi TNI. Dia orangnya loyal kepada pimpinan dan baik kepada bawahannya," imbuhnya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini