ASN dan Honorer Kena OTT, Bupati Cirebon: Kita Ambil Hikmahnya

Fathnur Rohman, Okezone · Jum'at 26 Juni 2020 21:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 26 525 2237130 asn-dan-honorer-kena-ott-bupati-cirebon-kita-ambil-hikmahnya-ddbYyqn4Xb.jpg Bupati Cirebon Imron Rosyadi (Foto: Fathnur Rohman)

CIREBON - Tiga orang tenaga honorer dan tiga orang aparatur sipil negara (ASN) Disdukcapil Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim Satgas Saber Pungli Jabar pada Rabu 24 Juni 2020 lalu. Mereka diamankan terkait dugaan praktik pungutan liar pengurusan KTP elektronik.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengaku sangat menyayangkan atas adanya dugaan praktik pungutan liar pengurusan KTP elektronik di Disdukcapil Kabupaten Cirebon. Ia berharap kejadian itu dapat menjadi pelajaran dan tidak terulang kembali di kemudian hari.

"Setiap ada kejadian kita ambil hikmahnya supaya kita berubah. Yang jelek jangan sampai dilestarikan jelek," kata Imron kepada wartawan, Jumat (26/6/2020).

Baca Juga: ASN dan Honorer Disdukcapil Cirebon Kena OTT Saber Pungli Jabar 

Imron sendiri memastikan pelayanan pengurusan KTP elektronik di Disdukcapil Kabupaten Cirebon tetap berjalan seperti biasa, walaupun sebelumnya ada enam orang pegawai di Disdukcapil Kabupaten Cirebon yang terjaring OTT Satgas Saber Pungli Jabar.

Menurut Imron, adanya kasus tersebut bisa menjadi contoh agar Dinas lainnya tidak melakukan hal serupa. Pihaknya berencana akan melakukan evaluasi, sehingga kejadian praktik pungutan liar tidak terjadi lagi.

"Untuk pelayanan saya intruksikan tetap berjalan. Kasus yah kasus. Jadi jangan sampai ada kasus kemudian menjadi penghambat pelayanan. Evaluasi akan kita lakukan. Saya juga kaget kok kejadian ini udah dua kali," ujar Imron.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi menyampaikan, saat ini pihaknya masih menunggu pelimpahan berkas kasus dugaan praktik pungutan liar pengurusan KTP elektornik dari Satgas Saber Pungli Jabar. Nantinya, bila berkas itu sudah dilimpahkan maka pihaknya dapat melakukan penanganan terkait kasus tersebut.

"Kita masih menunggu proses pelimpahannya dari Tim Saber Pungli Provinsi. Nanti kalau sudah dilimpahkan kita tangani. Termasuk pengambilan keterangan orang-orang yang kemarin diamankan, " ungkap Syahduddi.

Dari informasi yang diterima oleh Syaduddi, paraktik pungutan liar pengurusan KTP elektronik Didisdukcapil Kabupaten Cirebon sudah dua kali terjadi. Rencananya, setelah berkas sudah dilimpahkan dari Satgas Saber Pungli Jabar, Polresta Cirebon dan Kejari Cirebon akan bekerjasama untuk menangani kasus ini.

"Informasi demikian, sudah dua kali. Kaitan dengan adanya pungutan penerbitan e-KTP. Belum dilimpahkan. Dengan mengambil keterangan kita akan tahu siapa yang melakukan kegiatan tersebut," ucap Syahduddi.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso menyebutkan, Satgas Saber Pungli Jabar telah melakukan OTT di Disdukcapil Kabupaten Cirebon pada Rabu 24 Juni 2020.

Ia mengatakan, kegiatan OTT itu berkaitan dengan dugaan praktik pungli dalam pengurusan KTP elektronik, dugaan penjualan blanko e-KTP, dan lainnya.

Dari OTT tersebut, ada total enam orang yang diperiksa. Mereka terdiri dari tiga orang ASN dan tiga orang tenaga honorer.

"Ada kegiatan operasi tangkap tangan Saber Pungli Jabar di Kabupaten Cirebon. Total enam orang sedang diperiksa. Tiga ASN dan tiga honorer," kata Erlangga.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini