"Setelah verifikasi, ada 16 ahli waris yang berhak menerima santunan dari pemerintah," tambahnya.
Selama masa tanggap darurat pasca bencana longsor di wilayaj tersebut, lanjut Safii, pihaknya juga telah menyerahkan bantuan logistik tanggap senilai Rp 1.230.000.000 dan bantuan sembako sebanyak 6.000 paket senilai Rp 1.200.000.000.
"Pada masa tanggap darurat kami telah menyerahkan total bantuan sebesar Rp. 2.670.000.000 yang terdiri dari bantuan bantuan logistik, santunan kematian, dan bantuan sembako. Jika ditotal semua dengan bantuan jaminan hidup maka total bantuan kepada Kabupaten Bogor senilai Rp.6.390.900.000," tutupnya.
Seperti diketahui, bencana longsor melanda empat kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor pada Januari 2020 lalu. Bencana itu pun merenggut 16 korban jiwa dan ribuan jiwa mengungsi karena rumah rusak.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.