Ini Motif Tersangka Nekat Bakar Mobil Via Vallen

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 01 Juli 2020 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 519 2239438 ini-motif-tersangka-nekat-bakar-mobil-via-vallen-GURk8Co2Cd.jpg Foto Ilustrasi Okezone

SURABAYA - Pije (41), ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran mobil pedangdut Via Vallen di Desa Kalitengah RT 02/RW 03, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan, Pria asal Medan, Sumatera Utara (Sumut) itu ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan.

“Hasil penyelidikan dan penyidikan serta olah TKP (tempat kejadian perkara) kami sudah menaikkan statusnya menjadi tersangka. Ini dari hasil olah TKP dan keterangan saksi di sekitar rumah Via. Kami juga periksa beberapa saksi yang mengetahui pembakaran dan petunjuk CCTV yang ada. Sehingga statusnya kita naikkan jadi tersangka,” kata Sumardji, Rabu (1/7/2020).

 Baca juga: Pemabuk Ini Resmi Jadi Tersangka Pembakar Mobil Via Vallen 

Terkait motif pembakaran, Sumardji mengaku, dari keterangan tersangka diketahui bahwa, tersangka. Bukan sakit hati ke Via Vallen, namun ke seseorang yang sempat menemui dirinya saat berusaha menemui Via Vallen di rumahnya.

Tersangka diketahui tinggal di Cikarang dan sehari-hari kerja serabutan. Seperti berjualan baju dan sebagainya. Ia nekat ke Sidoarjo dengan naik truk dan angkutan lainnya demi bertemu langsung dengan Via Vallen. Perjalanan tersebut memakan waktu selama hampir 10 hari. Setibanya di rumah pelantun lagu ‘Sayang’ itu, P mengaku mendapat sambutan yang kurang baik dari orang yang menemuinya.

 Baca juga": Polisi Sita Jenglot & Bambu Kuning dari Terduga Pembakar Mobil Via Vallen 

“Menurut pengakuannya (tersangka) ada yang menemui dengan mengucapkan hal yang menurut pelaku tidak mengenakkan di hati. Contoh kamu kotor, pakaian lusuh,” ungkap Sumardji.

Tak terima diperlakukan dengan tidak baik, P kemudian datang lagi ke rumah Via Vallen pada Selasa (30/6/2020) dini hari. Kemudian membakar mobil milik Via Vallen yang terparkir di samping rumah. Ia mengaku tidak merencanakan aksi itu pembakaran tersebut dan hanya spontan. Namun, polisi menemukan bukti botol berisi bensin di TKP.

“Tapi kami masih akan terus dalami lagi motif dari pelaku ini,” terangnya.

Dalam perkara ini, P dijerat Pasal 187 ayat 1 KUHP yang menyatakan, barang siapa dengan sengaja menimbulkan ledakan, kebakaran atau banjir diancam pidana penjara paling lama 12 tahun.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini