Dua Staf PBB Dihukum Terkait Skandal Asusila di Mobil Dinas

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 03 Juli 2020 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 18 2240454 dua-staf-pbb-dihukum-terkait-skandal-asusila-di-mobil-dinas-t25Uunj09z.jpg Foto: Twitter.

DUA karyawan misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Israel telah ditangguhkan tanpa bayaran setelah sebuah video viral memperlihatkan mereka melakukan aksi seks di kendaraan resmi organisasi itu, saat mobil tersebut menyusuri jalan utama di Tel Aviv.

Kedua orang itu diidentifikasi sebagai anggota staf Organisasi Pengawas Gencatan Senjata PBB (UNTSO), sebuah misi pengamat militer di Israel. Keduanya diberi cuti tanpa bayaran pada Kamis (2/7/2020).

Video berdurasi 18 detik itu memperlihatkan seorang pria berseragam putih, di kursi belakang kendaraan PBB yang ditandai, diangkangi oleh seorang wanita yang mengenakan gaun merah saat pria lain memandang dari kursi depan.

Insiden itu terjadi di HaYarkon Street, Pantai Tel Aviv. Video itu mulai membuat beredar di media sosial pada akhir Juni, mendorong PBB untuk membuka penyelidikan.

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric menilai hukuman itu tepat "mengingat keseriusan tuduhan gagal mematuhi standar perilaku yang diharapkan dari pegawai sipil internasional."

UNTSO telah "terlibat kembali dalam kampanye peningkatan kesadaran yang kuat untuk mengingatkan personilnya tentang kewajiban mereka terhadap Kode Etik PBB," tambahnya sebagaimana dilansir BBC. Ketika video awalnya muncul, Dujarric mengatakan kepada wartawan bahwa dia "terkejut dan sangat terganggu" olehnya.

Laporan di media Israel mengidentifikasi salah satu pria yang terlibat sebagai petugas dari Trinidad. PBB tidak membenarkan atau membantah laporan tersebut.

Sebuah laporan PBB tentang pelanggaran seksual menyebutkan 175 tuduhan eksploitasi dan pelecehan seksual terhadap anggota staf PBB pada 2019. Dari jumlah tersebut, 16 dikonfirmasi, 15 tidak terbukti, dan 144 masih dalam penyelidikan.

UNTSO awalnya didirikan pada 1948, untuk memantau gencatan senjata antara negara Israel yang baru diumumkan dan tetangga-tetangganya di Arab. Entah bagaimana hal itu tetap ada bahkan setelah dua perang besar pada 1967 dan 1973 membuat senjata gencatan senjata dipermasalahkan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini