Polisi Tangkap Pencuri Keramik Cagar Budaya Peninggalan Belanda

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Jum'at 03 Juli 2020 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 340 2240383 polisi-tangkap-pencuri-keramik-cagar-budaya-peninggalan-belanda-iekpDu9auW.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

PEKANBARU - Satuan Reskrim Polsek Siak, Riau menangkap pencuri keramik cagar budaya peninggalan zaman Belanda. Pelaku diketahui bernama Joprizal. Polisi menyita sebanyak 334 keping kemarik. Barang yang dicuri warga Siak itu, berusia 100 tahun yang merupakan peninggalan zaman Belanda.

"Tersangka dan barang bukti keramik yang diambil sudah kita amankan," kata Kapolsek Siak Kompol Marto Harahap, Kamis (2/7/2020).

Pencurian di Cagar Budaya Controller Kecamatan Siak diketahui saat Dinas Prasana Umum Turakim setempat berencana melakukan pemugaran di sana pada 8 Juni 2020. Saat melakukan pembugaran di Cagar Budaya Controller, tim melihat lantai keramik sudah dirusak dan sebagian hilang.

 penangkapan

Pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan. Polisi akhirnya berhasil menangkap Joprizal, warga Siak dan menyita barang bukti keramik yang belum sempat dijual tersangka.

Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa tiga orang saksi. Salah satunya adalah Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Provinsi Riau Raja Yoserizal Zen.

"Hari ini kita periksa dia (Kadis Kebudayaan Riau) sebagai saksi dalam kasus ini," tukasnya.

Kepada tersangka Joprizal, polisi menjerat dengan Undang undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Sementara itu, Sejarawan Kabupaten Siak, OK Nizami Jamil mengatakan, bahwa Cagar Budaya Controller saat ini dulunya adalah Kantor Perwakilan Belanda di Siak. Karena usianya yang sangat tua, bangunan yang berada di kedung tangsi (penjara) Belanda dijadikan cagar budaya.

"Kita sangat menyayangkan pencurian disana. Itukan situs sejarah yang tidak ternilai harganya," imbuhnya.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini