TANGERANG SELATAN – Jenazah editor Metro TV, Yodi Prabowo (26), telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sandratex, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (11/7/2020).
Keluarga, kerabat, tetangga, hingga rekan kantor turut mengiringi kepergian putra pertama dari 4 bersaudara itu. Semua terpukul atas kepergiannya, apalagi Yodi tewas dengan cara tak wajar.
Adik kandung almarhum, Dimas Wicaksono, merupakan anggota keluarga yang paling tak kuat menahan rasa duka. Dia menangis tak henti sambil memegangi bingkai foto Yodi saat diwisuda.
Perlahan, Dimas yang didampingi keluarga dan temannya mulai mampu bercerita tentang firasat sebelum kejadian. Kata dia, ada hal yang menurutnya berbeda dilakukan kakaknya itu belakangan ini.

"Ada (firasat-red), akhir-akhir ini sering ngaji tiap tengah malam," tuturnya usai pemakaman.
Dimas mengaku, jika di rumah kakaknya itu tak banyak bicara dan lebih sering diam serta menyendiri. Dia tak mengerti, kenapa bisa sampai ada pelaku yang tega melakukan kekerasan terhadap Yodi.
"Enggak sama sekali, enggak pernah (punya musuh). Selalu menyendiri," ucapnya.
Dilanjutkan Dimas, firasat yang sama sempat dirasakan adiknya yang paling kecil. Saat itu pada Rabu 8 Juli 2020 malam, adik kecilnya sempat berucap bahwa Yodi terlihat datang ke rumah. Meski saat dicek, rupanya hal itu tak nyata.
Baca Juga : Polisi Bentuk Tim Khusus Untuk Usut Kematian Editor Metro TV
"Itu adik saya yang kecil, katanya pas Rabu malam dia kebangun. Katanya di depan pintu ada yang melongok mirip almarhum," tuturnya.
Baca Juga : Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Editor Metro TV di TPU Sandratex
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.