Polisi Tangkap Sejumlah Pelaku Pembakar Lahan di Sumsel

Era Neizma Wedya, iNews · Jum'at 17 Juli 2020 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 17 610 2248197 polisi-tangkap-sejumlah-pelaku-pembakar-lahan-di-sumsel-sQjStR2QUi.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

PALEMBANG - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menangkap enam orang pelaku tindak pidana pembakar lahan. Mereka diketahui membuka lahan perkebunan dengan cara membakar pada 3 wilayah berbeda di 'Bumi Sriwijaya'.

Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Anton Setyawan mengatakan, para pelaku ini ditangkap dalam kasus pembakaran lahan di Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Pali. Rinciannya 2 pria berinisial BA (45), SU (30) dan 4 wanita berinisial SS (47), HA (66), MU (65), serta AL (46).

"Aksi membakar itu dilakukan selama bulan Juni ini, dimana dari total enam pelaku, empat di antaranya saat ini ditahan di Polres Pali," kata Anton kepada wartawan, Jumat (17/7/2020).

 Kebakaran Hutan

Dikatakan Anton, modus yang mereka lakukan yakni membuka lahan dengan cara membakar, dan nantinya akan digunakan untuk perkebunan. Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku lahan tersebut milik mereka sendiri.

"Rata-rata lahan yang dibakar ini luasnya sekitar satu sampai dua hektare. Mereka melakukan pembakaran saat siang dan malam hari," katanya.

Selain pelaku, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan para pelaku untuk membakar lahan. Diantaranya; parang, gancu, solar, korek, dan sebagainya.

 

Atas perbuatannya itu, para pelaku akan dijerat dengan pasal 108 UU nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup dan Pasal 187, 188 KUHP dengan ancaman hukuman 5 hingga 12 tahun penjara.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi mengatakan, akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku pembakar lahan. Baik secara individu maupun korporasi.

"Kapolda Sumsel juga sudah memberikan maklumat larangan membakar lahan untuk mencegah karhutlla. Segala tindakan pembakaran lahan baik itu sengaja maupun kelalaian akan ditindak tegas," kata Supriadi.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini