Share

Pemerintah Ucapkan Duka Cita ke Pemerintah Lebanon Terkait Ledakan Beirut

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 05 Agustus 2020 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 18 2257602 pemerintah-ucapkan-duka-cita-ke-pemerintah-lebanon-terkait-ledakan-beirut-loDUfiFGnF.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah, melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), mengucapkan duka cita dan simpati yang mendalam kepada keluarga, Pemerintah dan rakyat Lebanon atas peristiwa ledakan yang terjadi di pelabuhan Beirut. Ledakan yang terjadi pada Selasa (4/8/2020) waktu setempat itu menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka.

"Rakyat Indonesia senantiasa bersama rakyat Lebanon dalam menghadapi situasi sulit dan kesedihan ini," bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kemlu, Rabu (5/8/2020).

Dalam pernyataannya, Kemlu menyatakan, Pemerintah Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi di Lebanon pasca ledakan.

 Baca juga: Ledakan Beirut Mungkin Disebabkan Pekerjaan Pemeliharaan di Pelabuhan

"Menlu RI terus melakukan komunikasi dengan Dubes RI di Beirut, terutama guna peroleh informasi perkembangan situasi dan memastikan keselamatan serta keamanan WNI," kata Kemlu.

Dikatakan oleh Kemlu, sejauh ini, satu WNI berinisial NNE mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan serta telah kembali ke rumah.

 Baca juga: 5 Ledakan Terkait Amonium Nitrat Paling Mematikan dalam Sejarah

Dalam catatan KBRI, terdapat 1.447 WNI yang tinggal menetap di Lebanon. 1.234 orang diantaranya merupakan Kontingen Garuda yang tergabung dalam Misi Perdamaian PBB UNIFIL, sedang 213 lainnya merupakan WNI sipil.

Kontingen Garuda yang tergabung dalam UNIFIL FC membantu penanganan pasca ledakan termasuk evakuasi korban. Kemlu juga memberikan nomor hotline yang dapat dihubungi bagi WNI yaitu KBRI Beirut (+961 70 817 310), hotline pelindungan WNI Kemlu RI (+62 812-9007-0027).

 

Follow Berita Okezone di Google News

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini