SURABAYA - Gerah dengan sikap pemerintah yang terus melarang kegiatan pembelajaran di sekolah, puluhan orang tua siswa berunjukrasa ke Kantor Dinas Pendidikan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (29/8/2020) siang. Mereka mendesak pemerintah segera membuka kembali kegiatan belajar tatap muka di sekolah.
Aksi mereka sempat mengundang perhatian masyarakat lantaran mereka datang bergerombol menggunakan sepeda motor sambil membentangkan poster dan spanduk, menyalakan klason dan berorasi di jalanan.
Ketika tiba di kantor Disdik Jombang, mereka langsung menggelar orasi dan meminta agar pemerintah mengkaji ulang penerapan belajar di rumah dengan cara daring, dan menuntut agar mengembalikan siswa ke guru untuk belajar di sekolah secara tatap muka.

Menurut mereka, penerapan belajar dengan sistem daring sangat tidak efektif dan membahayakan bagi masa depan siswa. Setiap hari, siswa lebih banyak menghabiskan waktunya dengan handphone sehingga menjadi malas belajar dan sulit menghafal.
Selain itu, penerapan belajar dengan sistem daring juga membuat orang tua menjadi tidak bisa bekerja karena harus menunggui anak-nya yang belajar di rumah.
Para orang tua siswa ini mendesak pemerintah segera membuka kembali sistem belajar tatap muka di sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan.