JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada urgensi untuk menerapkan pembelajaran dengan metode daring atau jarak jauh.
Hal ini disampaikan Pratikno dalam arahan internal kepada Kedeputian Kesehatan dan Kedeputian Pendidikan Kemenko PMK pada 23 Maret 2026. Ia menegaskan kembali arahan Presiden pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026).
Presiden menyatakan bahwa situasi krisis global justru harus dijadikan momentum untuk mendorong percepatan agenda transformasi nasional.
Pratikno menyampaikan, memang pernah ada diskusi tentang kemungkinan penggunaan metode hybrid yang mengombinasikan luring dan daring. Namun, mengingat pentingnya menjaga kualitas pendidikan siswa, pembicaraan lintas kementerian menegaskan bahwa pembelajaran daring bagi siswa tidak menjadi urgensi saat ini.