Sempat Sembunyi di Hutan, Satu Pelaku Pengeroyokan Anggota Brimob Menyerahkan Diri

Joni Nura, iNews · Senin 31 Agustus 2020 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 31 340 2270135 sempat-sembunyi-di-hutan-satu-pelaku-pengeroyokan-anggota-brimob-menyerahkan-diri-2wbNFKM46d.jpg Pria berinisial MDW, salah satu pelaku pengeroyok anggota Brimob menyerahkan diri ke polisi. Foto: dok.Polisi

MAUMERE – Sempat sembunyi di hutan, salah satu pelaku pengeroyokan terhadap anggota Brimob dan keluarganya di Maumere, menyerahkan diri ke Polres Sikka, Nusa Tenggara Timu. Kemudian ia langsung diperiksa oleh anggota reskim setempat.

Kapolres Sikka melalui Kasubag Humas Iptu Petrus Kanisius yang dihubungi pada Senin (31/8/2020) membenarkan seorang pelaku penganiayaan telah menyerahkan diri kemarin.

“Sudah diserahkan ke Unit Pidum Satuan Reskrim dalam keadaan aman guna dilakukan pemeriksaan,” jelas dia.

Pelaku tersebut diketahui berinisial MDW berusia 20 tahun. Ia sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek. Warga Nangahure Bukit, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, itu diantar ke Mapolres Sikka dengan sepeda motor.

Sebelumnya sudah 3 terduga pelaku yang ditahan di Mapolres Sikka. Dua orang langsung diamankan di tempat kejadian perkara pada Sabtu (29/8/2020), dan satu orang menyerahkan diri ke Polres Sikka usai peristiwa penganiayaan.

Lalu hari ini ada satu lagi yang menyerahkan diri. Dengan demikian hingga Senin 31 Agustus 2020 siang, sudah 4 pelaku diamankan.

Baca Juga: Terlibat Cekcok, Anggota Brimob dan Keluarganya Jadi Korban Pengeroyokan Warga di Sikka

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Nangahure mengeroyok dan menganiaya anggota Brimo Maumere Briptu Muchlis Ramadha dan keluarganya.

Briptu dikeroyok bersma keluarganya yang terdiri atas istri dan mertuanya. Akibatnya korban mengalami lebam di wajah dan anggota tubuh lainnya.

Beruntung korban dan keluarganya bisa menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian ini di Polres Sikka. Tidak menutup kemukinan terduga pelaku pemukulan itu bertambah. Polisi kini terus mengembangkan kasus tersebut.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini