Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa dan sering menganggu korban yang tinggal bersebelahan rumah. Namun motif pembunuhan masih diselidiki petugas.
Sementara Kepala Desa Mattirowalie H Jupri mengatakan berawal karena rumahnya kena ketapel, pemilik rumah atau korban Hj Nenneng (80) keluar dari rumah. Dia mengecek siapa yang telah melempar rumahnya. Dia pun melihat Panambai memegang ketapel.
Bukannya minta maaf, Panambai malah mengayunkan parang ke Hj Nenneng. Itu diungkap Kepala Desa Mattirowalie H Jupri.
"Setelah Hj Nenneng keluar dari rumahnya, pelaku langsung menganiaya korban dengan cara memarangi korban pada bagian kepala, hidung, lengan kanan atas, paha kanan dan perut bagian bawah kiri," jelasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.