Belum Selesai Pandemi Covid-19, Warga Indramayu Diserang Ribuan Tomcat

Fathnur Rohman, Okezone · Rabu 02 September 2020 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 525 2271355 belum-selesai-pandemi-covid-19-warga-indramayu-diserang-ribuan-tomcat-MCtJ8TeCrZ.jpg Ilustrasi Tomcat (Foto: Okezone)

INDRAMAYU - Belum selesai dengan isu Virus Corona, warga di Desa Pabean Udik, Blok Song, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diresahkan dengan adanya serangan dari binatang tomcat. Akibatnya, beberapa hari terakhir ini aktivitas warga menjadi terganggu karena teror binatang tersebut.

Menurut penuturan seorang warga bernama Rantinih (20), sejumlah warga tidak bisa tertidur nyenyak karena takut akan serangan tomcat. Bahkan, mereka selalu berjaga-jaga untuk mengantisipasi serangan dari binatang itu.

Ia menyebut, sampai hari ini sudah ada sebanyak 11 warga yang menjadi korban. Dari 11 warga ini, tujuh di antaranya adalah anak-anak. Mereka rata-rata terkena serangan tomcat pada bagian muka.

"Kejadian mulai hari Kamis, jumlahnya ada ribuan. Tadinya keluar mau nyapu. Terus tiba-tiba ada banyak tomcat," katanya, Rabu (2/9/2020).

Ia melanjutkan, sampai saat ini sudah ada tiga rumah warga yang diserang tomcat. Tomcat-tomcat ini akan muncul pada tengah malam hingga menjelang subuh.

"Saya menyemprotkan obat nyamuk semprot agar tomcat-tomcat itu mati. Tapi tomcat ini terus bermunculan," ujarnya.

Ilustrasi

Sementara itu, menanggapi adanya teror tomcat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu langsung melakukan tindakan pencegahan.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu, A Fatah menyebutkan, bahwa pihaknya sudah menyemprotkan cairan klorin untuk membunuh ribuan tomcat itu. Kendati demikian, dirinya belum bisa memastikan apakah tomcat-tomcat itu akan kembali menyerang warga atau tidak.

"Kalau kena gigitan bisa terbakar, melepuh, terus pada bengkak. Kita juga mencoba memakai bahan apa selain pakai klorin yang bisa mengusir tomcat," pungkas dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini