Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RSPAD Rawat 3 Korban Penganiayaan Oknum TNI di Ciracas

Riezky Maulana , Jurnalis-Kamis, 03 September 2020 |13:49 WIB
RSPAD Rawat 3 Korban Penganiayaan Oknum TNI di Ciracas
Kepala RSPAD Letjen Bambang Tri Hasto menggelar konferensi pers terkait kondisi korban penganiayaan oknum TNI di Ciracas (Foto : iNews.id/Riezky)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Letjen TNI Bambang Tri Hasto menyebut pihaknya tengah merawat 3 pasien yang menjadi korban penyerangan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu 29 Agustus 2020. Semuanya merupakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Atas petunjuk bapak Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) kami laporkan updatenya ada 3 pasien yang saat ini sedang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto," kata Bambang saat konferensi pers di Mapuspomad, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

Dia menjelaskan, pasien pertama berinisial M, yang merupakan anggota Polri. Pasien M, katanya, telah menjalani perawatan di RSPAD sejak Senin 31 Agustus 2020. Hingga laporan terakhir kondisinya sudah membaik dan stabil.

"Pertama tuan M, dirawat sejak 31 Agustus 2020. Pasien ini kami terima sudah dioperasi di RS Polri. Pada saat kami terima sudah kami assemesment ulang, foto thorax dan rontgen CT Scan di kepala tidak ada kelainan di otak. Saat ini kondisinya baik, stabil sadar penuh. Tinggal menunggu pengangkatan jahitan nanti pada hari ketujuh setelah operasi," tuturnya.

Pasien kedua berinisial T. Sama seperti pasien M, dia dipindahkan ke RSPAD di tanggal 31 Agustus dan kondisi terkininya dalam kondisi sadar namun mengalami trauma di mata dan pipi kanan.

Baca Juga : Nekat Beroperasi di Masa PSBB Transisi, Karaoke di Jakbar Ditutup Paksa

Baca Juga : Terus Bertambah, 90 Warga Jadi Korban Keberingasan Oknum TNI di Ciracas

"Diagnosanya abrasio retina. Atau terlepas lapisan retina. Ini sudah dilakukan operasi sudah ditempelkan. Semoga ada perbaikan," ujarnya.

"Di samping itu ada diagnosa kedua yaitu benda asing, pintu masuknya di pipi kanan, benda asingnya ada dua. Hari ini sudah dilakukan operasi untuk diambil," katanya melanjutkan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement