Banjir Mulai Surut, BNPB Imbau Warga Kotawaringin Timur Tetap Waspada

Arief Setyadi , Okezone · Rabu 16 September 2020 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 340 2278815 banjir-mulai-surut-bnpb-imbau-warga-kotawaringin-timur-tetap-waspada-8qApbiPTx0.jpg Banjir Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah (Foto: BNPB)

JAKARTA - Banjir yang merendam beberapa kecamatan di Provinsi Kalimantan Tengah dilaporkan pagi ini Rabu 16 September 2020 mulai surut. Kendati demikian, pemerintah setempat mengimbau masyarakat agar tetap waspada antisipasi jika terjadi banjir susulan.

Demikian kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati melalui keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Hal tersebut juga didukung dengan adanya peringatan dini dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Kalimantan Tengah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, pada Kamis 17 September 2020.

Baca Juga:  Banjir Masih Genangi Sejumlah Kecamatan di Kalimantan Tengah

Sementara itu, akibat banjir yang melanda sejak Senin lalu 7 September tersebut, Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur menetapkan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Banjir selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 14–27 September 2020.

Akibat hujan dengan intensitas tinggi dan melupnya sungai Mentaya mengakibatkan 1.118 unit rumah terdampak dengan Tinggi Muka Air (TMA) 80-120 cm yang terbagi di delapan desa di Kecamatan Antang Kalang, enam desa di Kecamatan Telaga Antang dan empat desa di Kecamatan Mentaya terendam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur melaporkan banjir di Kecamatan Antang Kalang dengan ketinggian air 20 hingga 70 cm, air sudah mulai surut. "Banjir mengakibatkan 245 rumah terendam dengan 247 KK terdampak," ujarnya.

Sementara di Kecamatan Mentaya Hulu dengan ketinggian air 0,5 hingga 1,5 meter, debit air masih bertahan. Banjir mengakibatkan 65 rumah terendam dengan 110 KK terdampak. Selain itu di Kecamatan Telaga Antang dengan ketinggian air 0,5 hingga 1,5 meter, mengakibatkan 104 rumah dengan 195 KK terdampak. Dilaporkan pula debit air di Kecamatan Antang Kalang mulai surut sementara di Kecamatan Telaga Antang dan Kecamatan Mentaya Hulu masih bertahan.

Baca Juga:  133 Rumah Terendam & 1 Jembatan Rusak Akibat Banjir di Tompe Sulteng

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur terus melakukan koordinasi dengan aparat setempat melalui Camat, Kapolsek dan Kades di wilayah terdampak guna mengimbau masyarakat agar waspada terhadap aliran listrik kabel yang terendam air. Selain itu, imbauan untuk persiapan dan keamanan keluarga dan harta benda juga terus dilakukan.

Pemberian bantuan berupa sembako kepada masyarakat terdampak banjir juga dilakukan. Bantuan yang diberikan dari bank senilai Rp50 juta (400 paket sembako) tersebut terbagi pada 3 kecamatan, dengan rincian sebanyak 134 paket untuk Kecamatan Antang Kalang, 132 paket untuk Kecamatan Telaga Antang dan 134 paket untuk Kecamatan Mentaya Hulu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini