Lebih jauh kata Reza, penggunaan modus yang dilakukan kepada korban merupakan bukti kefasihan sekaligus puncak karir kriminal para pelaku. Kriminal generalis, bukan spesialis pembunuhan.
"Dengan asumsi adanya riwayat kejahatan dan kefasihan sebagai hasil belajar, ditambah dengan hasil studi bahwa faktor finansial merupakan prediktor yang kuat bagi residivisme pelaku pembunuhan, maka semoga Polda Metro Jaya dan Kejaksaan memaksimalkan ancaman pidana bagi dua sejoli maut itu," tandasnya.
Baca Juga: Motif Ekonomi Jadi Alasan Pelaku Mutilasi di Apartemen Kalibata City
Sebelumnya, Rinaldi Harley Wismanu (32) jadi korban pembunuhan. Jenazahnya ditemukan pada Rabu 16 September 2020 di Apartemen Kalibata City dalam kondisi tak lagi utuh atau telah dimutilasi.
Rinaldi awalnya dilaporkan keluarga hilang sejak 9 September 2020. Belakangan polisi berhasil menemukan Rinaldi dalam keadaan tewas. Ia dibunuh oleh sepasang kekasih karena motif ekonomi.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.