Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Netanyahu: Palestina Akan Lanjutkan Pembicaraan Damai jika Trump Terpilih Kembali

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 21 September 2020 |14:21 WIB
Netanyahu: Palestina Akan Lanjutkan Pembicaraan Damai jika Trump Terpilih Kembali
Presiden AS Donald Trump bersama pejabat UEA, Israel, dan Bahrain dalam penandatanganan kesepakatan normalisasi hubungan di Gedung Putih, 15 Septermber 2020. (Foto: Twitter)
A
A
A

Sementara itu, Trump mengatakan bahwa dia memotong USD750 juta pembayaran tahunan dari AS kepada Palestina karena Palestina memperlakukan AS dengan "tidak hormat".

“Kami memberi mereka USD750 juta setahun, mengapa tidak ada yang memotong pembayaran itu? Kami rasa itu tidak pantas. Baiklah... Dan saya memotong pembayaran kepada mereka," katanya sebagaimana dilansir Middle East Monitor. Dia juga meminta negara-negara Teluk untuk berhenti membayar Palestina.

 BACA JUGA: Palestina Kecam Kesepakatan Damai UEA-Israel Sebagai Pengkhianatan

“Tetapi negara lain memberi mereka uang. Anda berurusan dengan negara yang sangat kaya. Dan negara-negara ini sekarang semua menandatangani kontrak dengan kami. Semuanya ditandatangani dengan kami - semuanya.”

Saat ditanya apakah negara berikutnya yang menandatangani normalisasi dengan Israel adalah Arab Saudi dan Oman, Trump menjawab: "Ya, kami sangat jauh dengan sekitar lima negara, lima negara tambahan. Terus terang, saya pikir mereka bisa berada di sini hari ini.”

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement