TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyatakan bahwa Palestina akan melanjutkan negosiasi dengan Israel jika Donald Trump kembali terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).
Berbicara dalam pertemuan tertutup, Netanyahu mengatakan kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain membuat Palestina tidak memiliki pilihan selain kembali ke meja perundingan, demikian dilaporkan Israel Hayom.
BACA JUGA: UEA dan Bahrain Tandatangani Normalisasi Hubungan dengan Israel di Gedung Putih
Netanyahu mencatat bahwa jika Trump terpilih kembali, dia akan memulai pembicaraan dengan Palestina berdasarkan kesepakatan abad ini, yang diumumkan Presiden AS itu pada Januari.
Pada Selasa (15/9/2020), saat perayaan penandatanganan kesepakatan di Gedung Putih, Netanyahu tidak menyebut-nyebut mengenai Palestina.