"Datang lagi sekitar pukul 19.00 WIB ingin bertemu kyai lagi, tapi oleh santri dicegah masuk dan dibawa ke kantor sekretariat. Saat di kantor itu pelaku mengamuk dan ribut dengan santri," lanjut Ade.
Sementara itu, berdasarkan keterangan dari istri pelaku diketahui bahwa pelaku sebelumnya bekerja di sebuah pabrik namun berhenti sejak awal bulan September. Istri pelaku juga mengatakan bahwa suaminya menunjukkan tanda-tanda keanehan yaitu sering berbicara sendiri.
"Keterangan istri pelaku, dia sudah seminggu menunjukkan perilaku aneh yaitu sering bicara sendiri dan ngelantur," pungkas Ade.
(Awaludin)