Meskipun telah melihat salah seorang yang keluar dari dalam Hanoi menenteng senjata, kata Suriastawa, pasukan TNI belum melakukan penyerbuan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan secara pasti kekuatan musuh yang berada di dalam Hanoi.
Namun, saat sedang memastikan siapa saja yang berada dalam Hanoi, pasukan TNI mendapat tembakan dari arah Hanoi. Untungnya, tembakan tersebut tidak mengenai sasaran.
"Mendapat tembakan dadakan, pasukan TNI yang sudah berada dekat dengan lokasi melakukan tembakan balasan dengan terarah. Terjadi kontak tembak kurang lebih selama 15 menit, setelah tidak tersengar tembakan balasan, pasukan TNI menunggu hingga suasana betul-betul aman dengan tetap melihat suasana sekitar lokasi," ujarnya.
Sekira pukul 17:00 WIT pasukan TNI mencoba melaksanakan pembersihan ke arah sasaran namun tetap siaga tempur. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pasukan TNI mendapati satu orang anggota KKB (tanpa identitas) meninggal dunia.
Selain itu, juga ditemukan satu pucuk Pistol P1, empat butir amunisi, satu buah pisau, satu bungkus rokok, satu buah HT Icom, satu buah Radio SSB, satu buah Antena Radio. Kemudian, ditemukan juga satu buah gawai merek Samsung, satu buah jam tangan, empat buah dompet yang berisi uang Rp15.750.000.
Suriastawa memperkirakan empat orang anggota KKB yang berada di dalam Hanoi melarikan diri melalui pintu belakang ke arah hutan belantara. Hingga saat ini pasukan TNI terus melakukan pengejaran untuk menangkap gerombolan KKB yang sering melakukan kekerasan bahkan tak segan membunuh masyarakat sekitar.
(Awaludin)