Trump Pulang dari Rumah Sakit Setelah 3 Malam Dirawat karena Covid-19

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 06 Oktober 2020 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 18 2289037 trump-pulang-dari-rumah-sakit-setelah-3-malam-dirawat-karena-covid-19-BFPCCHaydF.jpg Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Instagram)

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meninggalkan rumah sakit setelah tiga malam dirawat karena infeksi virus corona. Trump telah tiba di Gedung Putih pada Selasa (6/10/2020) dimana dia akan melanjutkan proses pemulihannya.

Sebelum meninggalkan rumah sakit, Trump mengatakan bahwa dia merasa “sangat baik” dan mengatakan orang-orang tidak perlu takut pada Covid-19.

“Merasa sangat baik! Jangan takut dengan Covid. Jangan biarkan hal itu mendominasi hidup Anda,” kata Trump dalam cuitan di Twitter sebagaimana dilansir BBC.

BACA JUGA: Dirawat di Walter Reed, Trump Diberi Remdesivir untuk Obati Covid-19

Dia juga mengatakan akan segera kembali berkampanye, menuding jajak pendapat yang diberitakan saat ini sebagai “berita palsu”. Partai Demokrat mengkritik kepulangan Trump dari rumah sakit yang dianggap terburu-buru, menyebutnya “bermotif politik”.

“Akan segera kembali ke Jalur Kampanye !!! Berita Palsu hanya menampilkan Polling Palsu,” cuitnya.

Diagnosis Trump telah menghambat kampanyenya untuk masa jabatan kedua, kurang dari sebulan sebelum dia menghadapi penantangnya dari Partai Demokrat Joe Biden dalam pemilihan presiden.

BACA JUGA: Kondisi Sempat Memburuk, Donald Trump Diberi Obat Steroid Dexamethasone

Dokter Gedung Putih Dr. Sean Conley mengonfirmasi bahwa Trump dua kali diberi oksigen sebagai perawatan Covid-19, sebagai tindakan pencegahan, selama dirawat pada akhir pekan. Dia juga menerima perawatan koktail antibodi eksperimental dan obat Remdesivir.

Tugas singkat presiden di rumah sakit mendorong Demokrat menuduhnya mempolitisasi penyakitnya. Ketua DPR Nancy Pelosi mengecam Trump karena menghabiskan terlalu sedikit waktu di rumah sakit, dengan alasan bahwa ia mungkin menjadi "pekerja jangka panjang".

Istilah ini digunakan untuk mendeskripsikan pasien Covid-19, yang hasil tesnya negatif tetapi mengalami efek jangka panjang yang melemahkan dari virus, seperti kelelahan parah dan gangguan memori.

"Dia seharusnya tidak berurusan dengan politik agar terlihat seperti dia telah mengatasi virus karena dia memiliki kebijakan yang bagus... Dia sangat merusak dan berbahaya bagi negara," kata Pelosi kepada MSNBC pada Senin (5/10/2020).

Pulangnya Trump terjadi di saat lebih banyak kasus baru telah dilaporkan di antara staf Gedung Putih. Sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany menjadi pejabat dekat presiden terbaru yang dikonfirmasi positif pada Senin pagi.

Media AS mengatakan dua staf sekretaris pers lainnya juga menunjukkan hasil yang positif. McEnany terlihat berbicara dengan wartawan tanpa mengenakan masker pada Minggu (4/10/2020) tetapi mengatakan tidak ada anggota pers yang terdaftar sebagai kontak dekat oleh unit medis Gedung Putih.

Ibu Negara Melania Trump, staf senior Gedung Putih dan tiga senator Republik juga dinyatakan positif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini