Polisi Tangkap Pelaku Teror Video Call Cabul Terhadap Mahasiswa UIN Makassar

Herman Amiruddin, Okezone · Rabu 07 Oktober 2020 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 609 2290026 polisi-tangkap-pelaku-teror-video-call-cabul-terhadap-mahasiswa-uin-makassar-JojV1ZDoQC.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

MAKASSAR - Petugas Polda Sulsel berhasil meringkus pelaku video call cabul terhadap sejumlah mahasiswi Universitas Islam Negeri Alauddin (UIN) Makassar.

Kasubdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sulsel, AKBP Jamaludin mengatakan terduga pelaku teror cabul lewat video call telah diungkap. Namun pihaknya belum bisa menjelasian secara rinci mengenai kronologi penangkapan..

"Datanya sudah saya beri ke Kabid Humas. Pelakunya sudah ketahuan. Tapi nanti humas yang rilis," ujar Jamaludin kepada wartawan di Makassar pada Rabu (7/10/2020).

Sebelumnya diberitakan petugas Subdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sulsel memanggil empat mahasiswi dari satu jurusan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar untuk dimintai keterangan dalam dugaan kasus pelecehan seksual lewat vedeo call cabul.

Hal tersebut disampaikan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) Sulsel, Nur Hikmah Kasmar. Ia mengatakan empat mahasiswi yang dipanggil penyidik adalah korban berinisial Fh, Eh, Ui dan Fr.

Baca Juga: Teror Video Call Cabul, UIN Makassar: Kelihatan Cuma Pusar ke Bawah Lutut ke Atas

"Sudah memenuhi panggilan dalam rangkaian proses pengumpulan bahan keterangan. Dimintai keterangan sebagai saksi. Kasus ini masih didalami kepolisian, kita masih butuh beberapa saksi yang terkait dengan laporan, kemarin hanya Eh yang jadi saksi teman seangkatan yang juga jadi korban," kata Hikmah beberapa waktu lalu.

Ia juga menyampaikan pemeriksaan beberapa korban dilakukan polisi pada Kamis 1 Oktober 2020 siang. Selain kuasa hukum dari LBH APIK, mereka juga didampingi pimpinan FDK UIN Alauddin Makassar, yakni Wakil Dekan III Irwanti Said.

Baca Juga: Polisi Periksa 4 Mahasiswi UINAM Korban Teror Video Call Cabul

Himah mengapresiasi respons cepat Polda Sulsel menanggapi aduan pelecehan seksual lewat teror video call cabul melalui aplikasi pesan WhatsApp. Terlebih beberapa korban mengaku diteror berulang, yaitu pada 23 Juli dan 18 September 2020.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini