Banjir Susulan Terjadi di Seluma Bengkulu, 225 Jiwa Mengungsi

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 09 Oktober 2020 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 340 2290813 banjir-susulan-terjadi-di-seluma-bengkulu-225-jiwa-mengungsi-UrvIXn6vjG.jpg Banjir di Seluma, Bengkulu (Foto: BNPB)

JAKARTA - Banjir susulan terjadi dan berdampak pada sebanyak 10 Desa/Kelurahan di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, demikian laporan dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma pada Kamis 8 Oktober 2020 pukul 16.20 WIB. Sebelumnya, banjir yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi telah terjadi pada Senin 5 Oktober.

"Adapun 10 Desa/Kelurahan yang terdampak banjir dengan Tinggi Muka Air 30-60 sentimeter itu meliputi Desa Air Keruh di Kecamatan Ulu Talo, Desa Lubuk Gio, Desa Muara Danau, Desa Kembang Sri dan Desa Nepal Melintang di Kecamatan Talo," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan tertulis, Jumat (9/10/2020).

Baca Juga:  Antisipasi Banjir, Puluhan Petugas Gabungan Bersihkan Waduk Cilangkap 

Kemudian, Kelurahan Lintang dan Kelurahan Nepal di Kecamatan Seluma, Desa Penago 1 di Kecamatan Ilir Talo, Desa Sukarami di Kecamatan Seluma Selatan dan Desa Air Keruh di Kecamatan Ulu Talo. Sementara itu, menurut laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Seluma, banjir telah berdampak pada 82 KK/558 jiwa dan memaksa 225 jiwa lainnya mengungsi ke rumah kerabat.

Raditya menuturkan, banjir juga menyebabkan sebanyak 60 unit rumah rusak ringan, 22 unit rumah rusak berat, 1 unit fasilitas pendidikan rusak ringan, 5 unit fasilitas umum rusak ringan, 2 unit fasilitas umum rusak sedang dan 4 unit fasilitas umum rusak berat.

"TRC BPBD Kabupaten Seluma terus melakukan koordinasi dengan aparat desa setempat dan instansi terkait untuk penanganan banjir yang kembali terjadi," tuturnya.

Baca Juga:  Hujan Deras, Satu Jembatan Putus Diterjang Banjir di Bengkulu 

Sebelumnya, TRC BPBD Kabupaten Seluma telah memberikan bantuan logistik dan kebutuhan pokok berupa air mineral, sarden, beras, mie instan dan minyak goreng yang diserahkan melalui kepala desa setempat. Untuk menunjang tempat tinggal sementara para warga yang terdampak, Dinas Sosial Kabupaten Seluma telah mendirikan 2 pos pengungsi.

Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi di Bengkulu

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca yang menyatakan bahwa hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Bengkulu hingga hari ini, Jumat 9 Oktober 2020.

Selain Bengkulu, sejumlah wilayah lain yang memiliki prakiraan cuaca yang sama meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Papua.

Sementara itu, menurut hasil kajian indek risiko bencana yang dipantau melalui inaRisk, wilayah Kabupaten Seluma memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana banjir. Adapun kabupaten dengan luas kurang lebih 4.128 km² itu terdapat sebanyak 13 kecamatan yang berada pada potensi bahaya, dengan jumlah populasi yang rawan terpapar sekitar 46.128 jiwa.

"Melihat dari hasil prakiraan cuaca dan indeks risiko bencana InaRisk tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta agar pemangku kebijakan dan masyarakat di daerah dapat melakukan upaya mitigasi bencana dan segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam kaitan pengurangan risiko bencana," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini