Kemlu RI: Perempuan Tersangka Bom Bunuh Diri Filipina Belum Pasti WNI

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 15 Oktober 2020 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 18 2294198 kemlu-ri-perempuan-tersangka-bom-bunuh-diri-filipina-belum-pasti-wni-Nuig1ptTWj.jpg Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha. (Foto: Okezone)

Sementara itu pihak berwenang Filipina pada Rabu (14/10/2020) mengatakan bahwa RFR akan dijadikan kasus uji undang-undang anti-teror (ATL) yang baru ditandatangani Manila.

"Ini adalah kasus besar pertama, saya pikir, di mana orang-orang tertentu yang dicurigai sebagai teroris asing dituduh melanggar undang-undang anti-terorisme baru kami," kata Menteri Kehakiman Menardo Guevarra kepada Arab News.

Dia menambahkan bahwa Dewan Anti-Terorisme telah menyetujui penerapan aturan dan regulasi (IRR) untuk Undang-Undang Anti-Terorisme 2020 (ATA) yang kontroversial, yang ditandatangani Presiden Rodrigo Duterte pada Juli.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini