Kemarau Panjang, 23 Desa di Pasuruan Kesulitan Air Bersih

INews.id, · Jum'at 16 Oktober 2020 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 519 2294514 kemarau-panjang-23-desa-di-pasuruan-kesulitan-air-bersih-onFAkqEPyh.jpg (Foto: iNews)

PASURUAN – Kemarau panjang melanda Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim). Hujan yang tak kunjung turun membuat sumur dan sungai mengering. Akibatnya, 23 desa di tujuh kecamatan di kabupaten ini mengalami krisis air bersih.

Tujuh kecamatan yang mengalami krisis air bersih yakni Gempo, Lumbang, Winongan, Pasrepan, Lekok, Kejayan, dan Grati. Salah satu wilayah terdampak kekeringan yakni Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Ribuan kepala keluarga di wilayah Pegunungan Bromo ini mengalami kesulitan air sejak bulan Juli. Untuk mendapatakan pasokan air, warga harus mencari ke tempat lain dengan jarak yang cukup jauh.

Guna mengurangi penderitaan warga, Pemkab Pasuruan mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak, Kamis 15 Oktober 2020. Satu per satu, ibu-ibu mengisikan air dari tangki mobil BPBD Pasuruan ke jeriken untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing. Selanjutnya air akan digunakan untuk memasak, mencuci pakaian dan minum ternak.

Baca juga: 28 Desa Dilanda Kekeringan di Kabupaten Bogor

Wabup Pasuruan, Mujib Imron meminta pemerintahan desa yang mengalami kekeringan untuk berkoordinasi dengan BPBD, agar kebutuhan air bersih di masyarakat terpenuhi. Pemkab setempat juga kan berkoordinasi dengan beberapa perusahaan yang berada di wilayah terdampak kekeringan untuk ikut membantu memberikan bantuan kebutuhan air minum dan memasak.

“Ini turun lapangan ke lima untuk memastikan distribusii bantuan air dari Pemkab Pasuruan untuk daerah yang terdampak kekeringan,” ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini