Ini Identitas Korban Tewas Kebakaran Pabrik Kimia di Serang

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 24 Oktober 2020 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 340 2298706 ini-identitas-korban-tewas-kebakaran-pabrik-kimia-di-serang-a83ksD2EAs.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

SERANG - Seorang karyawan PT. Tunas Sumber Ideakreasi Kimia, meninggal dunia akibat kebakaran hebat di pabrik tempatnya bekerja. Kebakaran terjadi di Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Jumat (23/10/2020) sore.

Korban tewas bernama Devi Maryadi (41), warga Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang. Sedangkan satu korban dirawat di puskesmas yaitu Imam Fauzi (30), warga Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan personel Satreskrim Polres Serang.

Kebakaran hebat yang melumat bangunan gudang ini terjadi saat Nabawi tengah melakukan pengecoran cairan bahan baku kimia (risin). Pada saat bersamaan, Imam Fauzi yang sedang bekerja tak jauh dari gudang melihat ada kobaran api di lantai. 

Melihat adanya kebakaran, Imam Fauzi berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran (Apar). Namun bukannya padam, kobaran api malah membesar, merembet dan melumat gedung beserta isinya yang tersimpan barang-barang mudah terbakar. 

Baca juga: Pabrik Kimia di Serang Terbakar, Seorang Karyawan Tewas

Kebakaran membuat karyawan panik dan berhamburan keluar dari lokasi pabrik untuk menyelamatkan diri. Dua korban dilarikan ke puskesmas setempat karena diduga menghirup asap bercampur bahan baku kimia, namun setiba di puskesmas Devi diketahui meninggal dunia.

Untuk memadamkam api, sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran (damkar) langsung dikerahkan, termasuk damkar dari PT Nikomas Gemilang. 

Kapolres Serang, AKBP Mariyono saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran maupun korban meninggal. Dia mengatakan, proses pemadamankebakaran masih berlangsung sehingga penyebab asal api belum diketahui.

"Belum diketahui terkait penyebab kebakaran karena masih proses pemadaman," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini